London, SPNA – Media Inggris, Minggu malam (01/11/2020), melaporkan berita yang dikutip dari sumber Istana Kensington, Pangeran William Arthur Philip Louis pernah tertular virus Corona pada bulan April lalu, tidak jauh dari tanggal di mana ayahnya Pangeran Charles terinfeksi virus yang sama.
Surat kabar The Sun mengatakan bahwa William, cucu Ratu Elizabeth dan pewaris takhta kedua, merahasiakan kasusnya karena ia tidak ingin membuat negara khawatir. Surat kabar tersebut juga mengutip pernyataan William kepada seorang pengamat dalam sebuah wawancara, “hal-hal penting sedang terjadi dan saya tidak ingin menyampaikan kekhawatiran kepada siapa pun.”
The Sun menjelaskan bahwa William ketika itu sempat menjalani perawatan di istana serta mengikuti instruksi pemerintah untuk isolasi mandiri di rumah. Meski ia tetap berpartisipasi dalam 14 pertemuan telepon dan video call selama bulan April.
Sebuah sumber mengatakan kepada The Sun bahwa dampak virus itu “sangat parah bagi William.” Ia sempat mengalami kesulitan bernapas.
BBC juga membenarkan berita tersebut. Meski pihak Istana Kensington dan kantor Pangeran William menolak memberikan komentar resmi kepada media.
Kantor kediaman Pangeran Charles, ayah William, pada 25 Maret, mengumumkan bahwa Putra Mahkota Inggris positif terinfeksi virus Corona. Charles diisolasi di rumahnya di Skotlandia selama tujuh hari dan menderita gejala ringan.
(T.HN/S: Arabic.Sputniknews)