Aman, SPNA – Raja Yordania, Abdullah II, Selasa (16/06), mengingatkan bahwa pergerakan Israel untuk menguasai sebagian wilayah Tepi Barat dapat mengancam perdamaian Timur Tengah.
Dalam laporan yang dikeluarkan biro kerajaan, bahwa pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah pertemuannya dengan angota Kongres Amerika melalui konferensi video.
“Kebijkan sebelah pihak Israel untuk mencaplok sebagian wilayah Tepi Barat merupakan keputusan tertolak dan dapat mengancam keberlangsungan perdamaian di Timur Tengah.”
Ia menambahkan bahwa perdamaian Israel-Palestina hanya akan terjadi jika sengketa yang ada diselesaikan melalui Solusi Dua Negara. Sebuah tawaran perdamaian yang menjamin pengakuan terhadap kemerdekaan Palestina sebagai negara.
Seperti diketahui, Perdana Menteri Israel sebelumnya pernah berjanji akan mencaplok sebagian wilayah Palestina di Tepi Barat. Bahkan rencanan penjajahan di era modern tersebut merupakan sebuah janji besar yang ia jual dalam pemilihan pemilihan umum Israel.
Dikutip dari Palinfo, berikut beberapa fakta terkait rencana aneksasi Tepi Barat:
(T.HN/S: Arabic.rt)