Gaza, SPNA – Pemerintah Palestina di Gaza, mengumumkan kerugian materi yang diderita warga akibat kebakaran salah satu pasar rakyat di Gaza pada hari Kamis (05/02) lalu.
Dalam sebuah konfirmasinya, Salamah Makruf, juru bicara Pemerintah di Gaza, mengatakan bahwa kerugian materi akibat kebakaran meliputi 27 toko, 3 swalayan dan 27 unit mobil.
Hasil liputan tim Suara Palestina, untuk mengurangi penderitaan warga Pemerintah berjanji akan memberikan bantuan kepada para korban. Santunan pemerintah tersebut akan segera dieksekusi paling lambat dalam waktu 24 jam.
Sebuah kebakaran di perkampungan pengungsi Palestina, Naseirat, Gaza, Kamis (05/03), menelan korban 11 jiwa dan 57 lainnya luka-luka.
Saksi mata mengungkapkan bahwa suara ledakan pertama kali terdengar dari sebuah toko roti yang berada di pasar tersebut. Si jago merah bergerak dengan cepat dan melahap pertokoan, rumah warga dan mobil yang terparkir di samping jalan.
Sejumlah warga yang berada di tempat kejadian berusaha sebisa mungkin memadamkan api. Namun api baru dapat dikendalikan tiga jam kemudian oleh tim pemadam kebakaran. Kepulan asap bahkan terlihat dari tempat yang jauh.
Sebagian warga awalnya bahkan ada yang menduga itu adalah suara ledakan bom serangan udara militer Israel.
Gaza merupakan salah satu wilayah Palestina yang dihuni oleh sekitar 2 juta warga Palestina. Mereka terus berjuang hidup di bawah blokade Israel yang telah berlangsung sejak tahun 2006.
(T.HN)
Nuruddin Jamal Al-Harrazin