Mahmoud Abbas Sambut Baik Pesan Hamas Terkait Pemilihan Umum

Yerusalem, SPNA – Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, pada Sabtu (2/1/2021), telah menerima surat tertulis dari Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh, yang disampaikan melalui Sekretasis Komite Sentral Gerakan Fatah, Jibril Rajoub. Mahmoud Abbas menyambut baik pesan Hamas terkait pemilihan umum.

Kantor kepresidenan dalam sebuah pernyataan setelah menijau surat tersebut, Mahmoud Abbas memberikan arahan kepada Jibri Rajoub untuk segera menginformasikan kepada Hamas tentang sambutan baik dari pihak kepresidenan.

Surat tertulis yang disampaikan Hamas berisi pesan untuk mengakhiri perpecahan, membangun kemitraan, dan membentuk persatuan nasional melalui pemilihan umum demokratis dengan perwakilan proporsional penuh, baik dalam pemilihan dewan legislatif, pemilihan presiden, dan majelis nasional.

Mahmoud Abbas menyampaikan penegasan atas komitmen membangun kemitraan dan membentuk persatuan nasional Palestina. Kantor kepresidenan dalam pernyataannya menyebutkan bahwa Presiden Mahmoud Abbas memutuskan mengundang Ketua Panitia Pemilihan Pusat, Hanna Nasir, untuk bertemu dengannya dalam rangka membahas prosedur yang harus diikuti dalam mengeluarkan keputusan pemilihan umum sesuai dengan hukum yang berlaku.

Presiden Mahmoud Abbas berterima kasih kepada Mesir, yang mensponsori rekonsiliasi Palestina, dan negara-negara sahabat seperti Qatar, Turki, Rusia, dan Yordania, yang telah berkontribusi besar dalam memberikan sudut pandang dan mendukung pencapaian kesepakatan tersebut.

Fraksi Fatah dan Hamas telah melakukan kesepakatan penyelenggaraan pemilihan umum pertama setelah 15 tahun tidak terlaksana. Kesepatakan Fatah dan Hamas ini tercapai atas kekhawatiran yang semakin besar yang dapat merusak tujuan nasional Palestina.

Mengkhiri konflik wilayah kedaulatan dengan Israel merupakan salah satu tujuan nasional Palestina. Palestina ingin menjadi negara yang merdeka sesuai perbatasan de facto sebelum perang tahun 1967 yang pada saat itu Israel menguasai bagian Yerusalem Timur, hingga mencaplok Tepi Barat dan Jalur Gaza.

(T.NA/S: Palinfo)

You might also like