Yerusalem, SPNA – Tentara Israel kembali melakukan penangkapan di beberapa titik Kota Yerusalem dan sekitarnya semenjak Jumat (05/06). Dalam dua hari ini tercatat belasan warga Palestina yang diringkus dan dipenjarakan.
Jumat siang, seorang mahasiswa Universitas Birzeit bernama Munzir Yasin ditangkap di pos pemeriksaan Hawara sebelah selatan Kota Nablus.
Pada Jumat malam, seorang pemuda Palestina tertangkap dalam sebuah bentrokan di pintu masuk Kota Qalqilya. Mereka juga menangkap seorang pemuda lain di dekat Masjid Ibrahimi di Hebron. Begitu juga di pos pemeriksaan Beit Iksa yang terletak di barat laut Yerusalem, seorang jurnalis ditangkap.
Saksi mata menyebutkan, bahwa pasukan Israel menangkap jurnalis Ahmed Kamal Hababa yang bekerja di sebuah jaringan televisi Palestina, setelah mereka menyerangnya dan membawanya ke tempat yang tidak diketahui.
Begitu juga terjadi penahanan beberapa pemuda di sebuah pos pemeriksaan di daerah Kafr Qara’ yang terletak di Tenggara Qalqilya.
Terakhir penahanan terjadi pagi ini Sabtu (06/06) terhadap empat pemuda di Kota Lama Yerusalem. Khalid Sakhn, Muhammad Atiq dan Hasan Atiq ditangkap di depan Gerbang Damaskus, dan Adham Za’tari di titik terpisah.
Akhir-akhir ini pasukan Israel gencar melakukan penindasan terhadap warga Palestina. Di Kota Tua Hebron dan sekitar Masjid Ibrahimi, hampir setiap hari terjadi penangkapan dimana pasukan IDF dikerahkan secara massif untuk menindas warga.
Hari ini, sejumlah konfrontasi di berbagai daerah di Tepi Barat antara warga Palestina dengan pasukan Israel, di mana sejumlah warga terluka oleh peluru tajam dan peluru logam berlapis karet dan asfiksia. Pasukan Israel terus membatasi, menangkap dan menyerang warga yang menghalangi usaha pencaplokan mereka yang tersebar di seluruh Tepi Barat.
Pasukan Israel masih terus membatasi, menangkap dan menyerang warga Palestina di sejumlah check point yang tersebar di seluruh Tepi Barat.
(T.NA/S: Palinfo)