Jalur Gaza, NPC – Biro Informasi Palestina di Jalur Gaza, Senin (22/1/2204), mengatakan bahwa 400.000 pengungsi di Gaza utara menghadapi ancaman kelaparan setelah persediaan bahan makanan habis.
“Rakyat Gaza kehabisan bahan makanan sebelum serangan 7 Oktober hingga saat ini. Situasi ini mengancam 400.000 pengungsi di Gaza utara akan mengalami kelaparan massal,‘’ seperti dilansir Asharq Al-Awsat.
Menurut laporan itu, Jalur Gaza menghadapi blokade selama bertahun-tahun disusul agresi berdarah yang belum kunjung berakhir dimana Israel memblokir seluruh bantuan kemanusiaan.
Israel juga melakukan berbagai eksekusi terhadap rakyat Palestina yang berusaha menyelamatkan diri dan mencari bantuan.
Pemerintah Palestina menyerukan seluruh masyarakat dan lembaga internasional mendukung upaya suplai bantuan ke Gaza demi menyelamatkan hidup rakyat Palestina khususnya di provinsi Gaza utara.
Pasca 7 Oktober 2023, Israel menerapkan blokade penuh terhadap Gaza. Seluruh akses bantuan, listrik dan air ke Gaza diblokir.
New York Times melaporkan sebelumnya bahwa Menteri Luar Negeri Antony Blinken dalam kunjungannya ke Tel Aviv, Desember lalu menekan pejabat Israel agar membuka pintu masuk terhadap bantuan kemanusiaan untuk rakyat Gaza.
(T.RS/S:SharqAl-Awsat)