Kabupaten Majene, NPC – Cinta kasih dan welas asih adalah naluri pertama manusia. Sains sejatinya telah menunjukkan bahwa manusia sebenarnya terhubung dengan cinta dan belas kasih, bukan mementingkan pribadinya sendiri.
Sebagai bentuk cinta kasih, Nusantara Palestina Center (NPC) mendonasikan kaki palsu untuk Habu, salah seorang korban gempa dan tanah longsor di Dusun Aholeang, Desa Mekatta, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene.
Kaki palsu itu diserahkan langsung oleh Direktur Pelaksana NPC Ihsan Zainuddin kepada Habu.
Tampak ekspresi bahagia penuh haru di wajah Habu. Ia sangat berterima kasih sekali atas bantuan kaki palsu tersebut.
“Saya sangat berterima kasih atas bantuan NPC,” ucap Habu usai menerima bantuan kaki palsu itu, Jumat (26/2/2021).
Sudah belasan tahun lamanya Habu berjalan menggunakan kaki buatan. Kondisi ini disebabkan oleh kecelakaan yang telah mengakibatkan kakinya harus diamputasi.
Diketahui sebelumnya kaki palsu Habu sebelumnya telah rusak setelah terlembar karena kerasnya gempa bumi 6,2 Magnitudo yang juga menghancurkan rumahnya.
Tak hanya Habu, Utang juga mendapat bantuan dari NPC berupa alat bantu pendengaran. Bernasib sama, alat pendengar Utang juga rusak ketika terjadi bencana gempa.
Selain itu, bantuan berupa alat penyaring air juga disalurkan di posko Aholeang, termasuk sumur bor dan pembangunan Masjid darurat di Dusun Pettabeang, Desa Kayuangin.
Melihat keikhlasan dan ikhtiar para relawan yang luar biasa, Ihsan Zainuddin menyatakan bahwa dirinya tidak tahu bagaimana caranya berterima kasih kepada teman-teman volunteers yang telah berjuang untuk kemanusiaan.
Menurutnya kemanusiaan adalah suatu hal yang tak bisa ditawar-tawar alias harga mati. Sejak awal sampai sekarang, para relawan masih tetap semangat di lokasi.
“Harus selalu ada orang yang hadir dalam kondisi seperti ini,” kata Ihsan yang merupakan Alumnus Univertas Al-Azhar Kairo kepada para reporter media yang mewawancarainya.
Dari sudut pandang bacaan Ihsan, dirinya mengakatan meski NPC di awal berdirinya fokus untuk misi kemanusiaan di Palestina, namun, lanjutnya, NPC diawali dengan kata Nusantara.
“Nusantara ini adalah negeri kita, ya tentu tanggung jawab kita. Insya Allah kita akan terus hadir sesuai dengan kemampuan kita,” tandas Direktur Pelaksana NPC itu.
NPC terjun ke lokasi bencana di Malunda, Kabupaten Majene, sehari pasca gempa yang menguncang sebagian wilayah Majene-Mamuju. Dalam hal ini, NPC telah berperan penting dalam memberikan bantuan darurat untuk kemanusiaan.
NPC sebagai salah satu organisasi filantropi, dapat merespons dengan cepat dan sangat gesit terhadap kondisi darurat dan krisis akibat bencana alam.
Belum lama ini, NPC juga menyalurkan bantuan kemanusiaan dan membuka dapur umum untuk masyarakat korban gempa bumi dan tanah longsor Sulbar di Kecamatan Malunda yang terletak di depan Masjid Nurul Huda Banua, Toko Asrar Malunda. Selain itu, lembaga ini juga mendistribusikan bantuan untuk warga Jakarta terdampak banjir di Keluarahan Rambutan dan Cipinang Melayu, Sabtu (20/2/2021) lalu.
__
Info program bantuan Kemanusiaan, Kantor pusat NPC Jakarta. Call Center: 021-8778 8187. Hp/Wa: 0811 99 444 96(NPC).
Aktivitas Sosial Kemanusiaan: www.blog.npc.id/