Jalur Gaza, NPC – Memasuki awal musim dingin, para petani di Gaza menjadi panik. Ini lantaran mereka harus sibuk bertani, menggarap dan persiapan bercocok tanam, baik buah-buahan maupun sayur mayur.
Sebelum penyebaran wabah Covid-19, ada harapan di mana mereka masih mendapatkan dukungan dan bantuan dari negara donor terutama dari masyarakat Indonesia. Namun untuk saat ini di masa awal persiapan bercocok tanam, para petani harus gigit jari dan cuma bisa beraktivitas di lahan pertanian dengan memanfaatkan perlatan pendudung seadanya.
Untuk bercocok tanam dibutuhkan beberapa peralatan pendukung pertanian, antara lain irigasi atau pengairan, selang irigasi, pagar kawat, pupuk pembasmi hama, jaring pelindung buah stroberi, serta mulsa plastik perlindungan bedengan stroberi. Sebagai tanaman hortikultura, tumbuhan stroberi kini banyak dibudidayakan oleh para petani Palestina di Gaza.
Abo Osama merupakan satu dari ribuan petani di Gaza yang harus menerima nasib pahit. Di awal musim bercocok tanam, ia dan kawan-kawannya merasa bingung harus ke mana meminta bantuan berupa alat pertanian, dan saat panen nanti harus mereka jual ke mana hasil pertanian mereka, sementara Gaza berada di bawah blokade Israel.
“Kami berharap semoga ada para dermawan di Indonesia yang dapat membantu kami para petani Gaza untuk mendapatkan bantuan pendukung pertanian, minimal irigasi, selang irigasi atau mulsa plastik pelindung bibit stroberi,” harap Abo Osama.
Dari hasil wawancara dengan tim NPC di Gaza 6 Oktober 2020, saat Abdillah Onim berkunjung ke lahan petanian buah stroberi di kota Bait Lahiya, Gaza Utara, diketahui Abo Osamah dan para petani sayur dan buah sedang membutuhkan bantuan peralatan pertanian dengan total biaya Rp. 45.000.000,00. Anggaran tersebut untuk membeli selang, mulsa plastik pelindung stroberi dan pupuk pembasmi hama.
Ia bersama para petani lainnya berharap ada bantuan dari luar untuk membantu aktivitas mereka bercocok tanam, bertawakal sepenuhnya kepada Allah Swt.
Sebagai informasi, blokade Israel menghadirkan tantangan bagi para perani Gaza dalam bercocok tanam dan mengangkut stroberi Gaza kepada konsumen di Tepi Barat yang diduduki.
Israel juga melarang penggunaan pupuk-pupuk tertentu serta mempersulit akses pembudidayaan tanaman di Gaza.
Kendati dalam kondisi sulit dan di bawah blokade Israel, tetapi buah stroberi yang dihasilkan oleh para petani Gaza tetap manis tak tertandingi.
Nusantara Palestina Center (NPC), sebuah lembaga sosial kemanusiaan biaan Abdillah Onim, setiap tahun selalu membeli hasil pertanian pata petani Palestina dan selanjutnya dibagikan secara gratis kepada keluarga miskin di Gaza baik yatim, janda maupun keluarga duafa.
_______________________________________
Nomor Rekening Dukungan Kemanusiaan Rakyat Palestina:
#Syariah Mandiri 7129 5596 88
#Syariah Mandiri 7129 5594 75 (Khusus Yatim)
#BNI Syariah 6900 0090 97
#BNI 6900 0900 89
#BRI 0442 0100 1313 307
#BCA 1656 0095 95
#Syariah Mandiri 7139 7644 92 (Peduli Negeri)
Semua A.n: Nusantara Palestina Center
Konfirmasi: https://bit.ly/callcenterNPC
Info program bantuan Kemanusiaan, Kantor pusat NPC Jakarta. Call Center: 021-8778 8187. Hp/Wa: 0811 99 444 96(NPC).
Aktivitas Sosial Kemanusiaan: www.blog.npc.id/