UNRWA: Tidak Ada Tempat Aman di Gaza, 1 Juta Orang Berlindung di Tempat Kami

Gaza, NPC – Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), pada Jumat (23/02/2024), menyebut bahwa tidak ada tempat yang aman bagi penduduk sipil di Jalur Gaza pada saat ini dari serangan Israel.

UNRWA menyatakan bahwa sebanyak satu juta penduduk Palestina di Jalur Gaza, di mana mayoritas adalah anak-anak, orang tua, dan Perempuan berlindung di bangunan atau fasilitas UNRWA dan di area sekitarnya.

“Lebih dari 400 orang dibunuh di Gaza ketika mencari perlindungan di fasilitas milik PBB tersebut. Tidak ada tempat dan tidak ada seorang pun yang aman (dari serangan Israel) di Jalur Gaza,” kata UNRWA.

Sejak tanggal 7 Oktober hingga saat ini, dengan dukungan Amerika dan Eropa, tentara Israel masih terus melanjutkan agresi terhadap Jalur Gaza dan juga melakukan serangan di berbagai kawasan di Tepi Barat. Pesawat tempur Israel mengebom kawasan di sekitar rumah sakit, gedung, apartemen, dan rumah penduduk sipil Palestina. Israel juga mencegah dan memblokade masuknya air, makanan, obat-obatan, dan bahan bakar ke Jalur Gaza.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, pada Sabtu (24/02), mengumumkan bahwa jumlah korban jiwa akibat pemboman Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober lalu telah meningkat menjadi 29.606 orang dan 69.737 lainnya mengalami luka-luka, di mana mayoritas korban korban jiwa pemboman Israel adalah anak-anak dan perempuan.

Sementara itu, berdasarkan laporan pihak berwenang Jalur Gaza dan organisasi internasional, lebih dari 85 persen atau sekitar 1,9 juta penduduk Palestina di Jalur Gaza terpaksa harus mengungsi setelah kehilangan tempat tinggal dan penghidupan  akibat pemboman Israel.

(T.FJ/S: Palinfo)

 

You might also like