Perkembangan Terkini Hari ke-127 Perang di Jalur Gaza

Gaza, NPC – Jumlah korban jiwa terus meningkat pada hari ke-127 agresi Israel di Jalur Gaza, mencapai lebih dari 28.000 orang. Pasukan pendudukan telah melakukan 16 pembantaian di wilayah ini.

Serangan pasukan Israel di Rafah semakin intensif, di tengah meningkatnya seruan regional dan internasional yang memperingatkan tentang bencana kemanusiaan besar jika Israel menyerang Rafah.

Israel terus melakukan penyerbuan di Tepi Barat dan menembaki Lebanon selatan. Sementara itu, sejumlah negara Eropa mengadakan demonstrasi untuk mendukung Gaza dan menuntut penghentian segera agresi Israel.

Pembantaian dan Korban Jiwa

Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza mengumumkan bahwa jumlah korban jiwa akibat agresi Israel di wilayah tersebut telah meningkat menjadi 28.064 orang dan 67.611 orang terluka sejak 7 Oktober 2023.

Kementerian tersebut menambahkan bahwa pasukan pendudukan Israel telah melakukan 16 pembantaian di Jalur Gaza, yang mengakibatkan 117 orang tewas dan 152 orang terluka dalam 24 jam terakhir.

Penemuan Jenazah Hind

Jenazah seorang anak perempuan Palestina bernama Hind Rajab (6 tahun) dan 5 anggota keluarganya ditemukan hari ini setelah 12 hari hilang kontak. Mereka terjebak di dalam kendaraan yang dikepung oleh tank-tank Israel di sekitar “Duar Al-Maliyah” di distrik Tel al-Hawa. Anggota keluarganya langsung gugur, sedangkan Hind dan sepupunya Lian (14 tahun) masih hidup untuk beberapa waktu.

Palang Merah Palestina mengumumkan penemuan jenazah dua relawan medis yang gugur setelah kehilangan jejak mereka dalam misi penyelamatan Hind 12 hari lalu. Palang Merah menyatakan bahwa Israel sengaja menargetkan ambulans yang hanya berjarak beberapa meter dari kendaraan keluarga Hind.

Serangan Israel di Rafah

Israel melancarkan sejumlah serangan di Rafah, dan sumber medis di Gaza melaporkan bahwa jumlah korban jiwa di Rafah sejak fajar hari ini telah meningkat menjadi 42 orang.

Dua anggota polisi Palestina gugur dalam serangan udara Israel yang menargetkan kendaraan mereka di Brazil District, selatan Kota Rafah. Serangan serupa sebelumnya telah mengguncang Tel Sultan District pada pagi hari ini, yang mengakibatkan gugurnya Direktur Badan Investigasi Kriminal Ahmed Al-Yaqoubi, wakilnya Ayman Al-Rantisi, dan kepala Divisi Investigasi Pasokan Rafah Ibrahim Shatat akibat pengeboman pesawat tempur Israel terhadap sebuah mobil sipil di barat Rafah,

Sumber: www.aljazeera.net/

You might also like