Israel Bunuh 4.156 Siswa Palestina dan Hancurkan 381 Sekolah di Jalur Gaza dan Tepi Barat

Gaza, NPC – Kementerian Pendidikan Palestina, sebagaimana dilansir Palinfo, pada Selasa (02/12/2023), menyatakan bahwa sebanyak 4.156 siswa sekolah meninggal dunia dan 7.818 orang lainnya mengalami luka-luka akibat agresi Israel sejak 7 Oktober di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Kementerian Pendidikan Palestina menjelaskan bahwa jumlah siswa sekolah yang dibunuh Israel sejak di Jalur Gaza sejak awal agresi mencapai lebih dari 4.119 orang dan melukai 7.536 orang lainnya. Sementara itu di Tepi Barat, Israel membunuh 37 siswa sekolah dan melukan 282 lainnya. Israel juga menangkap 85 siswa sekolah.

Laporan Kementerian Pendidikan Palestina juga menunjukkan bahwa sebanyak 221 guru dan petugas sekolah meninggal dunia dan 703 lainnya mengalami luka-luka akibat serangan Israel. Sementara itu, sebanyak lima guru dan petugas sekolah mengalami luka-luka dan lebih dari 71 lainnya ditangkap di Tepi Barat.

Kementerian Pendidikan Palestina juga menyebutkan bahwa sebanyak 278 sekolah negeri dan 65 sekolah yang berafiliasi dengan Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) dibom dan dirusak di Jalur Gaza, yang menyebabkan 83 sekolah di antaranya rusak parah dan 7 hancur total. Sementara itu, sebanyak 38 sekolah Tepi Barat diserang dan dirusak.

Kementerian Pendidikan Palestina mengkonfirmasi bahwa serangan terhadap sekolah yang dilakukan Israel berdampak pada 90 persen sekolah negeri dan gedung pendidikan, mengalami kerusakan langsung dan tidak langsung di Jalur Gaza. Sebanyak 29 persen gedung sekolah tidak dapat dioperasikan lagi akibat mengalami penghancuran total atau kerusakan parah dan sebanyak 133 sekolah negeri digunakan sebagai pusat penampungan para pengungsi di Jalur Gaza.

(T.FJ/S: Palinfo)

You might also like