Israel Tangkap 11 Penduduk Palestina dari Tepi Barat

Ramallah, NPC – Pasukan pendudukan Israel, pada Selasa (18/07/2023), menangkap sebanyak 11 pemuda Palestina dari sejumlah tempat terpisah di Tepi Barat.

Sebagaimana dilansir RT Arabic, pasukan pendudukan Israel menangkap enam penduduk Palestina dari provinsi Ramallah dan Al-Bireh. Korban penangkapan di antaranya Mutasim Muhammad Al-Barghouti, Obeida Khaldoun Al-Barghouti, dan Hussein Al-Rimawi yang berasal dari Beit Rima.

Sejumlah sumber juga menyebutkan bahwa Muhammad Ahmed Abu Alia, Ahmed Abdel-Fattah, dan Muayad Abdel-Majid Abu Alia ditangkap di kawasan Al-Mughayer.

Di Nablus, tahanan Palestina yang baru dibebaskan Ahmed Al-Ghandour ditangkap dari kamp pengungsi Askar. Sementara itu, mantan tahanan Palestina lainnya, Muayad Ghazi. Ia ditangkap ditangkap di desa Jamma’in bersama putranya Ahmed dan Ali. Pasukan pendudukan Israel juga menangkap Ahmad Al-Amor di kota Tuqu’, selatan Bethlehem.

Pasukan pendudukan dan pemukim Israel melakukan serangan hampir setiap hari terhadap penduduk Palestina dan properti mereka di wilayah Palestina yang diduduki.

Otoritas pendudukan Israel membangun lebih dari 199 permukiman ilegal dan 256 pos terdepan ilegal di Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki, di mana lebih dari 900.000 pemukim Israel tinggal, termasuk 350.000 di Yerusalem Timur yang diduduki.

Berdasarkan hukum internasional, Tepi Barat dan Yerusalem merupakan wilayah pendudukan, dan semua kegiatan pembangunan permukiman di atas tanah Palestina tersebut adalah tindakan ilegal dan bertentangan dengan hukum internasional.

 (T.FJ/S: RT Arabic)

 

You might also like