Video Viral… Diminta Bakar Bendera Indonesia, Ini Reaksi Mengejutkan Warga Palestina

Jalur Gaza, NPC – Indonesia adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Palestina setelah deklarasi Negara Palestina di Aljazair, 15 November 1988. Sebagai bagian dari dukungan lebih lanjut dari Indonesia kepada Palestina, pada 19 Oktober 1989 di Jakarta telah ditandatangani Pembukaan Pemberitahuan Bersama Hubungan Diplomatik antara Menlu RI Ali Alatas dan Menlu Palestina Farouq Kaddoumi yang sekaligus menandai dibukanya Kedutaan Besar Negara Palestina di Jakarta.

Hubungan Indonesia dan Palestina sangat erat dan bersahabat. Indonesia telah dengan tegas menolak untuk mengakui Negara Israel sampai tercapai kesepakatan damai antara Israel dan Palestina. Indonesia senantiasa berada pada posisi membela hak dan kemerdekaan bangsa Palestina.

Hubungan erat Indonesia Palestina ini rupanya membawa kesan tersendiri di hati bangsa Palestina. Terbukti dari video eksperimen yang diinisiasi oleh Aktivis Senior untuk Kemanusiaan di Palestina, Abdillah Onim, dan disaksikan oleh lebih dari 6 juta penonton.

Dalam video tersebut, seorang warga Palestina ditunjukkan bendara merah putih dan ditanya bendera negara mana ini. Dengan spontan dan suara lantang orang itu menjawab, Indonesia. Saat di-challenge untuk membakar bendara RI itu dengan imbahan uang 100 Dollar Amerika, orang tersebut menjawab dengan tegas bahwa ia siap untuk membakar uang 100 Dollar Amerika dan tidak mungkin membakar bendara Indonesia, sang saka merah putih, yang notabenenya adalah negara dengan jumlah Muslim terbesar di dunia.

“Sekarang saya siap untuk membakar 100 Dolar dan saya tidak akan membakar bendera negara Islam. Saya pilih membakar 100 Dolar Amerika, tak mungkin membakar bendera Indonesia. Jumlah muslim terbesar di dunia,” tegas sang pria berbaju kuning dalam video eksperimen Abdillah Onim itu.

Warga Palestina tersebut menyakini bahwa negara-negara Islam di dunia ini tidak akan pernah berhenti mendukung Palestina hingga mencapai kemerdekaannya dan terbebas dari penjajahan Israel yang zalim. Lebih lanjut, ia meminta si penantangnya untuk mengambil kembali uang 100 Dollar Amerika, sementara bendera merah putih bakal ia sandingkan dengan bendera Palestina.

“Negara Islam dan Palestina adalah saudara kembar. Kami yakin bahwa negara Islam akan terus berdiri untuk Palestina sampai Palestina meraih kemerdekaannya. Silakan ambil kembali 100 Dolar Anda. Sementara bendera Indonesia akan kami sandingkan dengan bendera Palestina,” jelasnya.

Dari eksperimen tersebut, jelas sekali signifikansi batin yang terjalin antara bangsa Indonesia dan Palestina.

Melalui berbagai forum, termasuk PBB, OKI, dan GNB, Indonesia secara konsisten menyuarakan dukungan bagi perjuangan Palestina untuk merdeka dan berdaulat secara penuh. Dalam hal ini, Indonesia termasuk negara yang telah memberikan suara mendukung agar Palestina dapat menjadi anggota dari UNESCO pada 31 Oktober 2011, dan memperoleh status “negara” (non-member observer state), dari status sebelumnya sebagai “entitas” (non-member observer entity), pada keputusan Sidang Umum PBB 29 November 2012.

You might also like