NUSA TENGGARA TIMUR, NPC – Nusantara Palestina Center (NPC) menyalurkan hewan kurban ke empat wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada momentum Iduladha 1446 Hijriah. Program ini menjangkau sekitar 1.040 jiwa di Kupang, Nagakeo, Lembata, dan Sumba Timur, dengan sasaran utama keluarga dhuafa, masyarakat pesisir, serta komunitas pedalaman yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pangan bergizi.
Dalam program kurban tahun ini, NPC mendistribusikan total 18 hewan kurban yang terdiri atas dua ekor sapi dan 16 ekor kambing. Rinciannya, masing-masing satu ekor sapi disalurkan di Kupang dan Nagakeo, 15 ekor kambing didistribusikan di Lembata, serta satu ekor kambing disalurkan di Sumba Timur.
Penyaluran kurban di Lembata menjadi yang terbesar dalam pelaksanaan program tahun ini. Sebanyak 15 ekor kambing didistribusikan langsung ke sejumlah kampung untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Sementara itu, di Kupang dan Nagakeo, penyembelihan sapi kurban berlangsung dengan melibatkan partisipasi aktif warga melalui semangat gotong royong sebelum daging dibagikan kepada para penerima manfaat.
Melalui program ini, sekitar 1.040 jiwa memperoleh manfaat langsung berupa daging kurban segar. Penerima manfaat didominasi oleh keluarga dhuafa, masyarakat pesisir, dan komunitas pedalaman yang tidak selalu dapat menikmati konsumsi daging bergizi, khususnya pada momentum Hari Raya Iduladha.
Lebih dari sekadar penyaluran daging kurban, kegiatan ini menjadi sarana mempererat kebersamaan di tengah masyarakat serta memperkuat komitmen NPC dalam menghadirkan manfaat bagi wilayah-wilayah yang masih minim akses terhadap program sosial dan kemanusiaan. Amanah para donatur yang mempercayakan ibadah kurbannya kepada NPC diwujudkan melalui proses distribusi yang menjangkau masyarakat di berbagai daerah di NTT.
NPC berharap program kurban ini dapat terus berkembang pada tahun-tahun mendatang sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Perluasan jangkauan distribusi diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan Iduladha bagi lebih banyak keluarga di wilayah yang selama ini belum tersentuh layanan kurban secara optimal.