Brussel, NPC – Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengatakan bahwa Italia mendukung sanksi terhadap pemukim ilegal Israel dan Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, sembari menyerukan diskusi yang lebih luas tentang hubungan antara Uni Eropa dan Israel.
“Tentang ini, saya ingin, untuk sekali ini, diskusi di sini yang melampaui penekanan polemik yang mudah, yang tentu saja menghasilkan pengembalian langsung dalam hal visibilitas,” kata Meloni di parlemen pada hari Kamis (11/06/2026) menjelang pertemuan Dewan Eropa.
Dia menambahkan, “Ini tidak mencerminkan kepentingan strategis yang dimiliki masalah ini bagi Italia.”
“Dewan harus merefleksikan arah hubungan antara Uni Eropa dan Israel,” tambahnya.
Meloni juga menyatakan dukungan untuk sanksi yang menargetkan pemukim Israel.
“Ya untuk sanksi terhadap pemukim,” katanya.
Dia menambahkan bahwa Italia mendukung langkah-langkah terhadap pemukim, kekerasan yang mengobarkan kebencian dan ekstremisme.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah dicari oleh Pengadilan Pidana Internasional (ICC) sejak 2024 atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan terhadap warga Palestina di Gaza, di mana hampir 73.000 orang telah tewas dan lebih dari 173.000 terluka dalam perang genosida sejak Oktober 2023.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) yang diajukan oleh Afrika Selatan dan didukung oleh beberapa negara, menuduhnya melakukan genosida di Gaza.
(T.RA/S: TRT World)