Percepat Pembunuhan Massal di Gaza, Israel Bunuh 62 Penduduk Palestina Selama 24 Jam dan 91 Persen Penduduk Terancam Kelaparan

Gaza, NPC – Serangan udara Israel di Jalur Gaza telah telah membunuh 62 penduduk Palestina dalam 24 jam terakhir, sebagaimana yang dilaporkan tenaga medis Palestina pada Sabtu (04/01/2025). Kejadian ini terjadi di tengah-tengah kabar bahwa Israel berencana mengurangi jumlah bantuan kemanusiaan yang diizinkan masuk ke Gaza setelah Donald Trump dilantik sebagai Presiden Amerika Serikat.

Para saksi mata dan tenaga medis melaporkan bahwa 12 orang dibunuh di rumah keluarga Al-Ghoula setelah Israel melancarkan serangan udara yang menghancurkan bangunan tersebut pada Sabtu pagi. Beberapa anak termasuk di antara korban, setelah pencarian para korban yang selamat yang penuh keputusasaan.

“Api dan jejak asap terus naik dari furnitur yang terbakar di reruntuhan beberapa jam setelah serangan,” ujar Reuters dalam laporannya.

Selain itu, serangan udara Israel juga membunuh tiga orang di sebuah mobil di timur Deir Al-Balah, Gaza Tengah. Dengan serangan tersebut, total korban jiwa akibat serangan Israel dalam 24 jam terakhir tercatat mencapai 62 orang, menurut pejabat Dinas Kesehatan Palestina di Jalur Gaza.

Peningkatan Kekerasan Israel Sambil Mempertimbangkan Pembatasan Bantuan

Peningkatan kekerasan ini bertepatan dengan ancaman pejabat Israel untuk mengurangi jumlah bantuan kemanusiaan yang diizinkan masuk ke Gaza. Seorang pejabat Israel yang mengetahui masalah tersebut mengatakan bahwa Israel sedang mempertimbangkan untuk membatasi bantuan kemanusiaan setelah Donald Trump menjabat sebagai Presiden, dengan tujuan untuk mengurangi sumber daya Hamas.

Pejabat tersebut juga menyatakan bahwa “bantuan kemanusiaan tidak mencapai tangan yang tepat,” dan menambahkan bahwa hal ini adalah salah satu dari “beberapa opsi” yang saat ini sedang dipertimbangkan. Sejak konflik dimulai pada Oktober 2023, organisasi kemanusiaan telah menyerukan peningkatan bantuan ke Gaza karena khawatir akan terjadinya krisis kelaparan.

Krisis Kemanusiaan di Gaza: 91 Persen Penduduk Terancam Kelaparan

Diperkirakan 91 persen dari 2,1 juta penduduk Gaza menghadapi tingkat ketahanan pangan yang sangat tinggi, menurut Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA). Pada bulan November, Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant karena upaya mereka yang sengaja menyebabkan krisis kelaparan di Palestina.

Angka Kematian dan Kehancuran yang Meningkat di Gaza

Sejak awal perang 15 bulan yang lalu, Israel telah membunuh 45.717 warga Palestina di Gaza, meratakan sebagian besar wilayah tersebut, dan memaksa hampir seluruh penduduknya mengungsi. Beberapa perkiraan menyebutkan angka kematian mencapai antara 200.000 hingga 300.000 warga Palestina, sebagian besar akibat kematian tidak langsung dari kehancuran infrastruktur kesehatan, air, dan listrik di Gaza.

Genosida Berlanjut

Sementara itu, meskipun Israel terus meningkatkan serangan pemboman di Jalur Gaza, mediator Israel telah dikirim ke Doha untuk melanjutkan perundingan gencatan senjata dan pertukaran tahanan. Kelompok pejuang Palestina, terutama Hamas mengatakan mereka berkomitmen untuk mencapai kesepakatan, akan tetapi belum jelas seberapa dekat kedua pihak mencapai kesepakatan tersebut.

Genosida Israel di Gaza yang kini telah berlangsung lebih 450 hari, telah membunuh lebih dari 45.658 penduduk Palestina dan melukai lebih dari 108.583 orang lainnya. Di negara tetangga Lebanon, Israel telah membunuh 4.048 orang sejak Oktober 2023 dan terus melanggar kesepakatan gencatan senjata 27 November.

Sekitar 11.000 penduduk Palestina dikhawatirkan terkubur di bawah reruntuhan rumah yang dibom. Sebanyak 10.000 lainnya telah diculik oleh Israel dan ditawan di ruang penyiksaan Israel.

Para ahli dan beberapa penelitian mengatakan bahwa angkat tersebut hanyalah puncak gunung es dan jumlah korban jiwa Palestina yang sebenarnya bisa mencapai sekitar 200.000 orang.

Perang Israel telah menyebabkan kerusakan yang meluas dan menyebabkan sekitar 90 persen dari 2,4 juta penduduk Gaza mengungsi, banyak dari mereka telah mengungsi beberapa kali. Musim dingin kini telah tiba, dan ratusan ribu orang berlindung di tenda-tenda dekat laut.

Israel dituduh melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza di Mahkamah Internasional sementara Mahkamah Kriminal Internasional telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk para pemimpin tinggi Israel termasuk PM Benjamin Netanyahu.

(T.FJ/S: RT Arabic, TRT)

 

You might also like