Jakarta, NPC — Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia resmi membuka pameran foto “Faces of Palestine” di Sarinah, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (24/11/2025).
Pameran yang menjadi bagian dari rangkaian Palestine Solidarity Week 2025 ini digelar untuk meningkatkan kesadaran publik dan memperkuat dukungan kemanusiaan Indonesia terhadap rakyat Palestina.

Potret Konflik dalam Bingkai Kemanusiaan
Hadir dalam pameran tersebut, Ketua Dewan Pembina Nusantara Palestina Center (NPC) Abdillah Onim, atau yang lebih akrab disapa Bang Onim.
Bang Onim menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya terhadap dukungan masyarakat Indonesia bagi Palestina. Kehadirannya dalam pameran foto “Potret Konflik dalam Bingkai Kemanusiaan” menjadi momentum untuk menegaskan kembali pentingnya solidaritas kemanusiaan di tengah konflik yang tak kunjung usai.
Bang Onim mengatakan bahwa rangkaian foto yang ditampilkan bukan hanya merekam penderitaan warga Palestina, tetapi juga menggambarkan kedekatan emosional dan kepedulian masyarakat Indonesia. Menurutnya, setiap aksi solidaritas, sekecil apa pun, menjadi sumber kekuatan bagi warga Palestina yang masih bertahan dalam situasi sulit.
Ia menambahkan bahwa pameran ini menjadi ruang penting untuk mengingatkan publik bahwa kemanusiaan adalah jembatan yang menyatukan bangsa Indonesia dan Palestina. Melalui visual yang kuat, masyarakat diharapkan dapat memahami lebih dalam realitas lapangan sekaligus terus menumbuhkan empati dan aksi nyata.
Lebih dari 30 foto yang ditampilkan telah melalui proses kurasi ketat. Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kemlu RI, Heru Subolo, menyatakan bahwa visual tersebut mengangkat narasi humanis yang merekam keseharian warga Palestina di tengah konflik berkepanjangan.
“Foto-foto ini merekam realitas kemanusiaan di Palestina, termasuk potret anak-anak, perempuan, dan masyarakat sipil; situasi lapangan serta dampak konflik,” ujar Heru saat meresmikan pameran.
Kurasi tersebut tidak hanya menyoroti penderitaan, tetapi juga merekam berbagai upaya diplomasi, aksi solidaritas publik, serta bantuan kemanusiaan yang secara konsisten dilakukan Indonesia.

Apresiasi PBB dan Dukungan Diplomasi Indonesia
Kepala Perwakilan PBB di Indonesia, Gita Sabharwal, turut hadir dan mengapresiasi langkah Kemlu RI. Ia menilai pameran ini memperkuat diplomasi Indonesia yang tidak hanya berlangsung di forum global, tetapi juga melalui partisipasi masyarakat.
“Pameran ‘Faces of Palestine’ menjadi salah satu wujud nyata dari peran aktif Indonesia dalam membumikan isu Palestina di kalangan publik,” kata Gita.
Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair S.M. Al-Shun, juga memberikan penghargaan mendalam atas dukungan masyarakat Indonesia. Ia kembali menegaskan perlunya perlindungan hak-hak dasar rakyat Palestina, termasuk hak untuk hidup, rasa aman, dan kebebasan dari penjajahan.

Pesan Kemanusiaan dan Dinding Harapan
Pameran yang digelar secara kolaboratif bersama lembaga kemanusiaan, media nasional dan internasional, UN Resident Coordinator Office, Satgas Garuda Merah Putih-II, serta KBRI Amman dan KBRI Kairo, mengusung tiga pesan utama:
Sebagai bagian dari interaksi publik, pengunjung diundang menuliskan dukungan pada Wall of Hopes. Dinding pesan tersebut menjadi simbol harapan kolektif masyarakat Indonesia untuk keadilan dan masa depan damai bagi Palestina.
Dukungan Indonesia Terus Berlanjut
Pameran “Faces of Palestine” akan berlangsung sepanjang pekan solidaritas, bertepatan dengan peringatan International Day of Solidarity with the Palestinian People pada 29 November. Melalui pendekatan visual dan partisipatif, pemerintah berharap kesadaran publik terus tumbuh dan dukungan terhadap perjuangan Palestina semakin mengakar.
Penyelenggara memastikan kegiatan ini akan menjadi agenda rutin dalam program solidaritas Indonesia, dengan rencana memperluas kolaborasi dan jangkauan pameran ke berbagai kota di tahun mendatang.