Organisasi Hukum Dunia Dukung ICC Tegakkan Keadilan bagi Palestina

Jalur Gaza, NPC  – The Hague Initiative, menyerukan  pengacara dan profesional hukum di seluruh dunia untuk bergabung dalam gerakan global membela independensi Mahkamah Pidana Internasional (ICC) serta menuntut keadilan bagi para korban genosida di Palestina.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Kamis (16/10), organisasi tersebut menegaskan dukungan penuhnya terhadap ICC dan menyerukan agar seluruh praktisi hukum ikut serta dalam aksi berjaga di depan gedung ICC di Den Haag pada Jumat, 24 Oktober mendatang. Bagi yang tidak dapat hadir, The Hague Initiative mendorong agar aksi serupa digelar di depan pengadilan atau asosiasi pengacara masing-masing negara.

“Kami menolak berdiam diri di tengah genosida, kejahatan perang, dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan terhadap rakyat Palestina di Gaza dan Tepi Barat,” tulis pernyataan itu dengan nada tegas.

Tuntutan terhadap ICC dan Negara-negara Barat

Dalam pernyataannya, The Hague Initiative juga menuntut penghapusan seluruh hambatan dan ancaman yang menghalangi ICC menjalankan mandatnya secara bebas tanpa intervensi politik. Mereka menyerukan penghentian segera terhadap semua sanksi yang dijatuhkan kepada lembaga tersebut maupun terhadap Jaksa Penuntutnya, Karim Khan.

Kelompok tersebut juga mendesak ICC untuk segera menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap seluruh pejabat politik dan militer yang bertanggung jawab atas kejahatan perang di Palestina. Selain itu, mereka meminta agar bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza dapat disalurkan tanpa hambatan dan tanpa syarat, menyusul laporan kelaparan ekstrem dan runtuhnya sistem kesehatan di wilayah tersebut.

Dukungan Internasional Meningkat

Seruan ini datang di tengah meningkatnya tekanan internasional terhadap ICC agar bertindak tegas dalam menegakkan hukum internasional terhadap Israel, menyusul laporan dari berbagai lembaga HAM yang menuduh terjadinya pembunuhan massal, penyiksaan, dan penghancuran sistematis infrastruktur sipil di Gaza.

Beberapa pengamat hukum internasional menyebut seruan dari The Hague Initiative sebagai langkah penting untuk mengimbangi tekanan politik yang selama ini menghambat proses penyelidikan ICC atas kejahatan di Palestina.

Sementara itu, sejumlah organisasi advokat di Eropa dan Amerika Latin telah menyatakan kesiapannya bergabung dalam aksi solidaritas global pada 24 Oktober nanti.

Langkah ini juga diharapkan dapat memperkuat posisi ICC setelah sebelumnya beberapa negara Barat, termasuk Amerika Serikat dan Israel, berupaya menekan lembaga tersebut untuk menghentikan penyelidikan kasus kejahatan perang di Gaza.

(T.RS/S:AnadoluAgency)

 

You might also like