NPC Telurkan Program Wakaf Pabrik Air Minum di Gaza: Peluang Investasi Akherat

Jalur Gaza – Agresi militer Israel terakhir di wilayah Gaza selama 11 hari di akhir bulan Ramadan kemarin telah menambah parah kondisi kemanusiaan bangsa Palestina dan memperburuk krisis air di Jalur Gaza

Pasalnya, pasokan air dalam dua bulan terakhir untuk kurang lebih dua juta orang di Jalur Gaza datang dalam jumlah yang lebih kecil daripada sebelum perang terjadi pada bulan Mei lalu. Menurut catatan sebuah surat kabar harian Arab independen, Al Quds Al Arabi, menyatakan bahwa saat ini air yang tersedia lebih asin dan tercemar dari biasanya. Musim panas sedang berada di puncaknya, dan orang-orang harus minum lebih sedikit dan tidak mandi. Risiko penularan penyakit menular juga meningkat. Sebagian besar tidak mampu membeli air mineral.

Selain itu, sekitar 2 juta orang lebih di Jalur Gaza memiliki kesehatan yang memburuk karena kekurangan air dan kualitas air yang buruk. Karena hal ini, banyak anak-anak keracunan dan gagal ginjal. Banyak pihak berwenang turun tangan untuk melindungi anak-anak sekolah dari bahaya polusi air dengan penyediaan air minum yang bersih dan aman bagi banyak sekolah di Jalur Gaza. Ini tentunya dilakukan dengan harapan untuk mengakhiri penyakit yang menyebar di kalangan siswa di Gaza Utara.

Studi menunjukkan bahwa ada peningkatan yang jelas dalam proporsi nitrat dan garam terlarut dalam air. Situasi serius ini membuat Nusantara Palestina Center (NPC) menelurkan Program Wakaf Air Minum dengan pendirian prabrik air minum yang berfungsi untuk meningkatkan kualitas air dengan desalinasi menggunakan teknologi reverse osmosis (RO).

Kondisi air di Jalur Gaza yang telah mencapai tingkat berbahaya inilah yang mendorong NPC untuk segera merealisasikan program ini. Dimana kelangkaan air dan polusi air telah menyebabkan adanya regresi kesehatan penduduk yang tinggal di Jalur Gaza.

Diketahui, sebelum agres terakhir, NPC sudah melakukan proses pembelihan lahan untuk pendirian pabrik ini.

Rilis 10 Januari 2019 dari situs United Nations Children’s Fund, menyatakan bahwa biaya mendapatkan air bersih sangat tinggi yaitu 30 shekel (sekitar US $ 7) per meter kubik air. Di jaringan kota, harganya hanya 1 hingga 2 shekel per meter kubik. Faktor ini menyebabkan mereka terpaksa menggunakan dan mengkonsumsi air terkontaminasi tanpa disaring yang kemudian menyebabkan banyak penyakit bagi mereka seperti penyakit ginjal yang membunuh anak-anak terus menerus setiap tahunnya.

Ditambah lagi lebih dari 97% tanah di Jalur Gaza yang merupakan sumber air utama untuk penduduknya tak lagi layak dikonsumsi, dan hanya sekitar 3% air di Jalur Gaza yang memenuhi standar Organisasi Kesehatan Dunia WHO.

Tujuan dari didirikannya pabrik air minum ini adalah untuk menambah ketersediaan air bersih siap minum untuk warga miskin dan duafa di Jalur Gaza serta membuka peluang pekerja bagi warga Palestina yang memiliki jumlah pengangguran lebih dari 50%. Selain itu juga untuk melindungi warga dari berbagai penyakit akibat pencemaran air.

Proyek di di wilayah Tuffah, Kota Gaza ini akan rampung digarap dalam kurun waktu 6 bulan dengan total anggaran yang mencapai 8,5 milyar rupiah.

Proses Wakaf Pabrik Air Minum ini akan dimulai dari pembebasan lahan seluas 477 m2 yang sudah dilakukan, pengadaan materian pembangunan, proses pembangunan secara bertahap, pengeboran sumur air dan uji laboratorium dan perizinan, hingga pembelian 4 mobil truk tangki air dan biaya operasional selama satu tahun sampai pakbrik ini bisa beroperasi dan memberikan kemanfaatan bagi penduduk Palestina.

Allah SWT berfirman: “Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” (QS. Al-Anbiya: 30)

Telah mengabarkan kepada kami Abu ‘Ammar Al Husaini bin Huraits dari Waki’ dari Hisyam dari Qatadah dari Sa’id bin Al Musayyab dari Sa’d bin ‘Ubadah ia berkata: “Aku bertanya, “Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang paling utama?” Beliau menjawab: “Memberi air.” (HR. Nasa’i).

“Kaum Muslimin berserikat dalam tiga perkara yaitu padang rumput, air dan api.” (HR Abu Dawud dan Ahmad).

Sebagai manifestasi dari ayat dan hadis di atas, mari bantu bangsa Palestina yang mengalami krisis air dan ketersandungan hidup yang amat mendalam. Doa dan dukungan terbaik saudara sangat diharapkan dan akan sangat membantu kaum Muslimin Gaza dalam memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Mari, salurkan kepedulian dan wakaf saudara melalui Program Air Minum NPC untuk keberlangsungan hidup warga Gaza melalui rekening program wakaf pabrik air minum NPC: 69 0000 9031 (Bank Syariah Indonesia/BSI) a.n. Yayasan Nusantara Palestina Center

Tunaikan sedekah terbaikmu sekarang untuk membersamai perjuangan bangsa Palestina melalui: https://donasi.blog.npc.id

Jangan sampai ketinggalan, sobat!

Info program bantuan kemanusiaan Nusantara Palestina Center (NPC) Jakarta.

✅ Facebook: facebook.com/blog.npc.id
✅ Instagram: instagram.com/blog.npc.id
✅ Twitter: twitter.com/npc_id
✅ Telegram: t.me/npc_id
✅ Website: www.blog.npc.id
✅ Call Center: 021 8778 8187
✅ WhatsApp: wa.me/628119944496
✅ YouTube: youtube.com/c/NusantaraPalestinaCenter

You might also like