Gaza, NPC – Nusantara Palestina Center (NPC) telah meluncurkan program kemanusiaan besar-besaran dengan menyebarkan satu juta roti gandum secara gratis kepada korban perang dan pengungsi Palestina di wilayah Jalur Gaza.
Pada Sabtu (2/3/2024), NPC mendistribusikan tahap awa dari program ini.
Distribusi ini menjadi langkah awal dari program “Satu Juta Roti” yang bertujuan untuk memberikan bantuan pangan kepada warga Palestina yang terdampak konflik.
Krisis kemanusiaan yang melanda Jalur Gaza sejak serangan penjajah Israel pada 7 Oktober 2023 lalu telah mengakibatkan lebih dari 30.000 jiwa tewas. Dalam upaya untuk merespons situasi yang memprihatinkan ini, NPC berinisiatif untuk memberikan bantuan langsung kepada mereka yang membutuhkan.
Distribusi roti gandum gratis ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan bantuan pangan, tetapi juga sebagai bentuk solidaritas dan dukungan moral kepada masyarakat Palestina yang sedang berjuang. NPC menyadari pentingnya menjaga kebutuhan dasar seperti makanan, terutama dalam situasi konflik yang memperparah krisis kemanusiaan.
Menyadari bahwa bantuan tersebut masih jauh dari mencukupi untuk mengatasi semua kesulitan yang dihadapi oleh warga Palestina di Jalur Gaza, NPC mengajak seluruh pihak untuk turut berkontribusi dalam memberikan bantuan kemanusiaan. Melalui nomor rekening yang disediakan, siapa pun dapat menyumbangkan dana untuk membantu para pengungsi dan korban perang di Palestina.
Berikut adalah nomor rekening bantuan darurat untuk Palestina:
– BCA: 165 600 9595
– BNI: 69 0009 0089
– BRI: 044 2010 0131 3307
– BSI: 772 500 4006
Semua donasi akan dikelola dengan transparan dan akan digunakan untuk memberikan bantuan kepada mereka yang membutuhkan. Untuk informasi lebih lanjut dan untuk berdonasi secara online, kunjungi laman resmi NPC di [donasi.npc.id](https://donasi.npc.id).
Dengan kerjasama dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan bantuan ini dapat meringankan beban yang dirasakan oleh masyarakat Palestina dan membantu mereka memulihkan kehidupan mereka di tengah-tengah konflik yang sedang berlangsung.