Jalur Gaza, NPC – Nusantara Palestina Center (NPC) kembali melanjutkan pendistribusian santuan program Orang Tua Asuh (OTA) tahap ke-8 kepada anak yatim di Jalur Gaza di bulan Juni 2020.
Sebanyak 405 anak yatim menerima santunan dari 326 orang tua asuh yang dikelola NPC.
Santunan ini diberikan setiap empat atau lima bulan sekali.
Kegiatan santunan anak yatim ini merupakan rancangan dari program Orang Tua Asuh (OTA) Yatim Palestina.
Program ini khusus berfokus pada pendidikan dan kesejahteraan anak yatim Palestina.
Bagi anak yatim Palestina, program OTA Yatim ini sangat bermanfaat sekali. Karena dengan hadirnya program ini, para anak yatim Palestina menjadi memiliki orang tua asuh dan dapat membantu kelangsungan hidup mereka untuk sekolah, hidup dan berkiprah demi kemerdekaan Palestina dan kejayaan agama Islam.
Berdasarkan informasi dari Tim NPC di Gaza, jumlah anak yatim di Palestina lebih dari 39 ribu anak dan secara khusus di Gaza lebih dari 25 ribu anak.
Sebagian besar dari anak yatim tersebut hidup dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Kondisi ini diperparah oleh blokade berkepanjangan yang dilakukan otoritas Israel atas Jalur Gaza, Palestina.
Blokade menjadikan mereka kesulitan mengakses hubungan dengan dunia luar, mereka hidup dalam keterbatasan. Hidup mereka sangat serba kesusahan, bantuan yang masuk ke Jalur Gaza juga sangat sedikit.
Diketahui, peserta program Orang Tua Asuh (OTA) ini tak hanya dari masyarakat Indonesia yang berada di dalam negeri, namun juga WNI yang di luar negeri, seperti Arab Saudi, Australia, Jerman, Hongkong, Jepang, Korea Selatan, Belanda, Amerika, Singapura, dan Malaysia.
Selain itu, membersamai dan berpartisipasi juga dalam program ini DT. Peduli dan Rumah Yatim Arrohmah Bandung.
Untuk informasi lebih lengkap tentang program OTA dapat menghubungi Saudara Masri di WhatsApp 0822-9994-5959.
Sebagai lembaga filantropi, NPC mengajak publik Indonesia untuk berpartisipasi dalam program Orang Tua Asuh (OTA) ini guna membantu meringankan beban hidup anak-anak yatim Palestina.
Bersumber dari sebuah lembaga LSM penyantunan anak internasional yang bernama Humanium, pada tahun 2018, Jalur Gaza memiliki kurang lebih 2 juta penduduk, 50% di antaranya adalah anak-anak.
Setengah dari populasi bangsa Palestina adalah generasi pembawa perubahan. Anak-anak di Gaza lah yang akan menjadi sosok yang selalu membawa perubahan. Perubahan tatanan kehidupan sangat erat dipengaruhi oleh peran pemuda. Tak mengherankan jika Ir. Soekarno mengatakan, “Beri aku sepuluh pemuda, aku akan mengguncang dunia.” Kata-kata ini menunjukkan betapa pentingnya pemuda bagi suatu bangsa dan negara.
Sebagai sebuah komitmen dan tanggungjawab kemanusiaan, bersama NPC mari kita bantu anak yatim Palestina untuk sebuah perubahan besar, kita ubah rasa welas asih kita menjadi tindakan nyata untuk membantu generasi muda pejuang Palestina.