Litbang NPC dengan LDK UIN Jakarta Gelar Kajian Ilmiah Isu Palestina

Tangerang Selatan, NPC – Litbang Nusantara Palestina Center (NPC) berkolaborasi dengan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Syahid UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menghelat kajian ilmiah mengenai isu Palestina dalam kegiatan Syahid In Ramadhan (Syahdan) di Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ), Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan pada Kamis, 13/03/2025.

Mengusung tema “Spirit Cahaya Ramadan : Melerai Benang Sejarah dan Masa Depan Perjuangan Kemerdekaan Palestina”, kegiatan ini berusaha untuk mengedukasi masyarakat mengenai isu Palestina dalam perspektif sejarah dan analisis geopolitik yang lebih luas. Guna terciptanya kesadaran dan kepedulian masyarakat mengenai isu kemanusiaan yang tidak kunjung selesai.

Syahdan berhasil dihadiri 120 orang peserta, dengan menghadirkan tiga Narasumber, yakni: Bang Onim, Aktivis Kemanusiaan dan Pembina Nusantara Palestina Center; Prof. Dr. Sudarnoto Abdul Hakim, M.A, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional; serta Ustaz Muhammad Anas, Direktur dan Peneliti Al-Sharq Center of Dialouge and Civilization (CDC) El Sharq.

Dalam kegiatan tersebut, Bang Onim menyampaikan pengalaman dan pandangannya selama menjadi saksi hidup perjuangan rakyat Gaza selama 14 tahun. Ia menegaskan, bahwa okupasi Israel terhadap Palestina sudah dimulai jauh sebelum 7 Oktober 2023. Sejalan dengan hal itu, Prof. Sudarnoto menyebutkan bahwa yang dilakukan oleh Israel merupakan praktik kolonialisme, sehingga gerakan perlawanan rakyat Palestina terhadap kolonialisme itu, sah dilakukan dalam perspektif hukum internasional.

Pentingnya dukungan Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina juga disampaikan oleh Prof. Sudarnoto. Setidaknya ada 3 alasan mengapa Indonesia harus mendukung perjuangan Palestina, yakni karena hubungan keagamaan, hubungan historis dan hubungan kemanusiaan.

Ustadz Anas, selaku peneliti Al-Sharq Center of Dialouge and Civilization (CDC) El Sharq menjabarkan bagaimana kronologi dan latar belakang hubungan dunia Arab dan Israel dari masa ke masa. Mulai dari adanya Perang Dunia I, perjanjian Sykes-Picot, deklarasi Balfour, perjanjian Camp David hingga perjanjian Oslo dan munculnya gerakan perlawanan di Palestina.

You might also like