Langkah Darurat Hadapi Serangan Iran: Pesawat Komersial Israel Diungsikan ke Negeri Orang

Tel Aviv, NPC – Pemerintah Israel secara diam-diam memindahkan seluruh armada pesawat komersial dari dalam negeri ke luar negeri sebagai langkah darurat menghadapi potensi serangan balasan dari Iran. Kebijakan ini diterapkan atas instruksi Badan Keamanan Dalam Negeri (Shin Bet).

Menurut laporan harian Maariv, pesawat-pesawat tersebut kini ditempatkan di bandara-bandara di Yunani, Siprus, dan Amerika Serikat. Operasi ini dilakukan secara tertutup pada Kamis malam dan bertujuan untuk menghindari kemungkinan serangan langsung terhadap pesawat sipil Israel.

Langkah ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran, menyusul serangan militer besar-besaran Israel ke wilayah Iran pekan lalu, yang menargetkan fasilitas nuklir dan markas militer penting. Iran membalas dengan meluncurkan rudal dan drone balistik ke wilayah Israel, menyebabkan kerusakan dan korban sipil.

Penutupan ruang udara domestik telah mengakibatkan sekitar 50.000 warga Israel terdampar di luar negeri hingga Jumat pagi. Otoritas bandara memperkirakan jumlah tersebut akan meningkat menjadi 80.000 pada Minggu mendatang jika situasi belum membaik.

Shin Bet juga disebut tengah berkoordinasi dengan aparat keamanan negara-negara tujuan untuk menjamin keselamatan pesawat dan awak penerbangan. Keputusan ini memicu gangguan besar dalam jadwal penerbangan komersial dan dianggap sebagai manuver protektif terbesar dalam sejarah penerbangan sipil Israel.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kementerian Transportasi Israel, namun para analis menyebut pemindahan ini sebagai sinyal bahwa pemerintah menganggap potensi serangan Iran sebagai ancaman nyata terhadap infrastruktur sipil dan strategis negara.

(T.RS/S:AnadoluAgency)

 

You might also like