Kisah Umm Abdullah 60 Puluh Tahun Tinggal di Gubuk Reyot, Kini NPC Bedah Rumahnya Jadi Layak Huni

Jalur Gaza, NPC – Umm Abdullah, seorang wanita tua dan miskin asal Gaza, Palestina, tak kuasa menahan haru saat gubuk reyot yang ia tempati selama 60 tahun dibedah Nusantara Palestina Center (NPC) menjadi rumah yang layak huni.

Ia bertahun-tahun lamanya berdoa dan bermimpi mendapatkan tempat tinggal yang layak. Rumah yang ia tempati selama ini tidak ada listrik dan akses air atau komunikasi yang memadai serta tidak terdapat dasar-dasar sendi kehidupan. Selain itu, gubuk reyot Umm Abdullah sebelum direnovasi NPC, sering mengalami kebocoran karena memang tanpa atap dan sering kebanjiran dan sangat dingin di saat musim dingin tiba.

Umm Abdullah menuturkan bahwa masyarakat Indonesia adalah manusia yang dermawan. Dirinya sudah mengakui dan menyaksikan kedermawanan masyarakat Indonesia. Indonesia adalah karunia besar yang Allah berikan kepada bangsa Palestina.

Ia pun bersaksi bahwa orang Indonesia sangat cinta kepada rakyat Palestina. Umm Abdullah juga yakin kelak di akherat renovasi rumah yang dikerjakan ini akan menjadi saksi kebaikan di hadapan Allah, Swt.

“Kami bersaksi orang Indonesia sangat cinta kepada rakyat Palestina, dan kami yakin di akhirat kelak nanti rumah yang kalian renovasi ini akan menjadi saksi dihadapan Allah, Swt.,” kata Umm Abdullah.

Kini NPC menambah pilot project berupa renovasi rumah warga Palestina. Program ini sudah terealisasi beberapa tahun sebelumnya dan diaktifkan kembali bahkan kian menggema. Renovasi tahap pertama adalah rumah Umm Abdullah, Muslimah lansia Palestina bersama sang suami Haji Ali Abo Iyadah yang berusia 67 tahun, asal kota Deir Balah, Gaza Tengah. Mereka lebih dari 60 tahun tinggal di gubuk yang jauh dari layak untuk ditempati.

Rezeki tak akan tertukar, Alhamdulillah gubuk mereka berhasil direnovasi rakyat Indonesia melalui donatur NPC. Gubuk tersebut benar-benar di-make over, dan para dermwan dan donatur bisa melihat hasilnya. Begitu bahagia Umm Abdullah dan Haji Ali Abo Iyadah setelah 60 tahun, kini mereka tinggal di tempat yang lega dan layak huni.

Sebelum dibedah, kondisi atap rumah lusuh dan kini diganti yang baru, pintu kain lusuh diganti pintu besi, rumah berlantai pasir dipasang keramik indah, gubuk tanpa MCK kini terdapat WC plus kamar mandi, yang dahulu tanpa dapur kini tersedia dapur dari porcelain, sebelum direnovasi tidak ada kamar kini NPC sediakan kamar, dan proses pengecatan pun memilih warna cat yang indah.

Detik-detik serah terima rumah telah direnovasi, Umm Abdullah didampingi putrinya dan Haji Ali menghadiahkan cinderamata kepada donatur NPC yang diserahkan langsung kepada Abdillah Onim atau Bang Onim. Cideramata tersebut merupakan hasil rajutan tangan yang dirajut sejak awal renovasi rumah mereka berjalan.

Mereka mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia, khususnya kepada para donatur NPC atas amal jariyah terbaik yang dihadirkan. Semoga ALlah, Swt., membalas kebaikan tersebut dengan kebaikan yang berlipat-lipat.

Sejak tahun 2007, Israel telah berusaha untuk mengisolasi Gaza dengan membatasi pergerakan barang dan orang yang masuk dan keluar dari jalur itu. Pihak Yahudi juga secara administratif memisahkannya dari Tepi Barat.

Kenyataan yang menyedihkan bahwa kehidupan sehari-hari warga Palestina semakin celaka dan penuh ratapan. Menurut temuan PBB, kondisi kehidupan di Gaza semakin parah selama dekade terakhir.

__

Nomor Rekening Dukungan Kemanusiaan Rakyat Palestina:

#Syariah Mandiri 7129 5596 88
#BNI Syariah 6900 0090 97
#BNI 6900 0900 89
#BRI 0442 0100 1313 307
#BCA 1656 0095 95
#Syariah Mandiri 7129 5594 75 (Khusus Yatim)
#Syariah Mandiri 7139 7644 92 (Peduli Negeri)

Semua A.n: Nusantara Palestina Center

Konfirmasi: https://bit.ly/callcenterNPC

Info program bantuan Kemanusiaan, Kantor pusat NPC Jakarta. Call Center: 021-8778 8187. Hp/Wa: 0811 99 444 96(NPC).

Aktivitas Sosial Kemanusiaan: www.blog.npc.id/

You might also like