Gaza, NPC – Israel pada Rabu dini hari (23/04/2025), membunuh 10 penduduk Palestina, termasuk satu anak kecil, setelah Israel membom sebbuah sekolah yang digunakan sebagai tempat penampungan bagi warga yang mengungsi di Kota Gaza. Anak tersebut dikabarkan meninggal terbakar dalam peristiwa tersebut.
Berdasarrkan laporan Tim Pertahanan Sipil Palestina, petugas darurat menemukan 10 jenazah pada Rabu pagi setelah serangan terjadi di sekolah yang menampung warga yang kehilangan tempat tinggal akibat konflik. Banyak orang lainnya juga mengalami luka-luka, seperti yang diumumkan melalui platform pesan Telegram.
“Anak-anak terbakar saat mereka sedang tidur di tenda-tenda pengungsi,” tulis jurnalis Al Jazeera, Anas al-Sharif, di media sosial setelah kejadian itu.
“Tidak ada tempat yang aman. Tidak ada yang selamat dari genosida ini. Kota Gaza dan wilayah utaranya telah dihujani serangan artileri dan tembakan berat dari Israel selama berjam-jam,” lanjutnya.
Cuplikan video yang dibagikan di media sosial menunjukkan kobaran api membakar tenda-tenda darurat dan kain kanvas yang meleleh di atas sisa-sisa kursi yang hangus dan rangka tempat tidur.
Pertahanan Sipil Palestina juga mengeluarkan seruan darurat kepada Komite Palang Merah Internasional untuk membantu mengevakuasi korban yang terjebak di bawah reruntuhan setelah Israel membombardir dua rumah di lingkungan Tuffah, Kota Gaza.
“Orang-orang yang terjebak terus meminta pertolongan untuk diselamatkan dari bawah reruntuhan rumah mereka,” kata pihak Pertahanan Sipil dalam pernyataan resminya. Namun, petugas darurat tidak dapat menjangkau lokasi karena terlalu berbahaya, sebab wilayah tersebut telah ditetapkan sebagai “zona terlarang” oleh pasukan Israel.
Aljazeera dan media lokal Palestina juga melaporkan bahwa seorang anak termasuk di antara dua korban jiwa dalam serangan Israel pada Rabu pagi yang menargetkan tenda-tenda pengungsi di Kamp Pengungsi Jabalia, di utara Jalur Gaza.
Sementara itu, satu orang meninggal dunia dan beberapa lainnya luka-luka akibat serangan drone Israel di area tenda pengungsi di zona yang disebut “zona aman” al-Mawasi, yang terletak di selatan Khan Younis, selatan Jalur Gaza.
Serangan artileri dan udara dari Israel dilaporkan terjadi secara intensif di seluruh wilayah Gaza sejak Rabu dini hari.
(T.FJ/S: Aljazeera)