Jakarta, NPC – Ketua Dewan Pembina LAZNAS Nusantara Palestina Center (NPC), Abdillah Onim atau yang dikenal sebagai Bang Onim, memimpin Delegasi Merah Putih NPC bertolak menuju Amman, Yordania, melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (18/7/2026).
Keberangkatan tersebut merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk mendukung layanan kesehatan bagi pengungsi Palestina.
Dalam misi tersebut, tim LAZNAS NPC yang terdiri dari empat orang, termasuk Bang Onim, dijadwalkan meresmikan klinik kesehatan kedua yang dibangun melalui kerja sama dengan Medical Aid for Palestinians (MAP) Yordania. Kehadiran fasilitas kesehatan tersebut diharapkan dapat memperkuat akses layanan medis bagi masyarakat pengungsi Palestina yang membutuhkan.
Keberangkatan delegasi menjadi langkah lanjutan dalam upaya kemanusiaan yang selama ini dilakukan LAZNAS NPC bersama mitra internasional. Klinik kesehatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan MAP Yordania sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan layanan kesehatan di kamp-kamp pengungsi Palestina.
LAZNAS NPC juga mengajak masyarakat Indonesia untuk memberikan doa dan dukungan agar misi kemanusiaan tersebut berjalan lancar. Selain itu, masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan zakat, infak, maupun sedekah melalui rekening resmi atas nama Yayasan Nusantara Palestina Center guna mendukung operasional klinik kesehatan di kamp pengungsi Palestina.
Ketua Dewan Pembina LAZNAS NPC, Abdillah Onim, memimpin langsung keberangkatan delegasi sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam memperluas bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina melalui sektor kesehatan.
Masyarakat yang telah menyalurkan donasi juga diimbau melakukan konfirmasi melalui nomor layanan resmi yang telah disediakan oleh Yayasan Nusantara Palestina Center agar proses administrasi dapat berjalan dengan baik.
Peresmian klinik kesehatan kedua di Amman menjadi salah satu agenda utama dalam misi kemanusiaan LAZNAS NPC. Ke depan, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi para pengungsi Palestina sekaligus memperkuat kolaborasi kemanusiaan antara Indonesia dan mitra internasional dalam bidang kesehatan.