Shojaia, NPC — Nusantara Palestina Center (NPC) menggelar dapur umum Ramadan di Lingkungan Shojaia untuk memenuhi kebutuhan buka puasa bagi 1.400 warga Palestina dari kalangan fakir miskin, tunawisma, pengungsi, dan para janda. Program ini didukung dari hasil penghimpunan donasi melalui aplikasi Byond by BSI.
Kegiatan dapur umum Ramadan tersebut dilaksanakan selama bulan suci sebagai respons atas kebutuhan pangan masyarakat rentan di wilayah tersebut. Bantuan yang disalurkan berupa makanan siap saji untuk berbuka puasa, dengan distribusi terpusat di Lingkungan Shojaia, salah satu kawasan padat penduduk yang dihuni banyak keluarga terdampak krisis kemanusiaan.
Salah satu tim NPC menyampaikan bahwa inisiatif ini bertujuan meringankan beban masyarakat Palestina, khususnya selama Ramadan.
“Kami berupaya memastikan saudara-saudara kita di Shojaia dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan memiliki hidangan berbuka yang layak. Bantuan ini merupakan amanah dari para donatur yang menyalurkan sedekahnya melalui aplikasi Byond by BSI,” ujarnya.
Menurut data pelaksana, sebanyak 1.400 penerima manfaat tercatat menerima paket buka puasa setiap harinya. Sasaran program diprioritaskan bagi kelompok paling rentan, seperti fakir miskin, tunawisma, pengungsi, dan para janda yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pangan.
NPC menjelaskan, penghimpunan dana dilakukan secara digital melalui fitur donasi di aplikasi Byond by BSI. Skema ini dinilai memudahkan masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan secara cepat dan transparan, terutama pada momentum Ramadan yang identik dengan peningkatan solidaritas sosial.
Perwakilan warga penerima manfaat di Shojaia mengungkapkan rasa syukur atas bantuan tersebut.
“Makanan berbuka ini sangat berarti bagi kami. Di tengah keterbatasan yang ada, bantuan ini membantu keluarga kami menjalani Ramadan dengan lebih baik,” katanya.
Program dapur umum Ramadan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan NPC dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Palestina. Ke depan, lembaga tersebut menyatakan akan terus mengoptimalkan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan penerima manfaat, terutama bagi masyarakat yang paling membutuhkan.