Bener Meriah, NPC — Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Pulau Sumatra menimbulkan dampak kemanusiaan serius. Sedikitnya 1.140 orang dilaporkan meninggal dunia, 163 orang masih dinyatakan hilang, dan sekitar 399.172 jiwa terpaksa mengungsi akibat rangkaian bencana tersebut.
Di tengah kondisi darurat tersebut, Tim Nusantara Palestina Center (NPC) melalui unit program Nusantara Care menyalurkan bantuan logistik dan bahan pokok kepada warga terdampak banjir di Kecamatan Bandar, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Bantuan difokuskan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang kehilangan tempat tinggal dan akses pangan akibat bencana.
Koordinator lapangan Nusantara Care menyampaikan bahwa penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap situasi krisis yang dihadapi warga.
“Kami berupaya memastikan bantuan logistik dapat segera diterima masyarakat terdampak, khususnya di wilayah yang paling membutuhkan,” ujarnya.
Banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra dipicu oleh intensitas hujan tinggi yang berlangsung dalam waktu lama, menyebabkan meluapnya sungai dan runtuhnya lereng-lereng perbukitan. Kondisi ini tidak hanya merusak permukiman warga, tetapi juga memutus akses transportasi dan memperlambat distribusi bantuan di beberapa daerah.
NPC mengajak masyarakat luas untuk turut berpartisipasi membantu para korban melalui penyaluran infak dan sedekah. Melalui kolaborasi dan dukungan berbagai pihak, NPC berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana. Upaya penyaluran bantuan akan terus dilakukan seiring perkembangan situasi di lapangan, sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan untuk menyalakan harapan bagi masyarakat terdampak di seluruh Nusantara.