Kritik Pidato Macron di PBB, Pemimpin Oposisi Israel Sebut Netanyahu Gagal Atasi Krisis

Tel Aviv, NPC – Pemimpin oposisi Israel, Yair Lapid, mengatakan pada hari Rabu (23/9/2026) bahwa negaranya sedang menghadapi “krisis diplomatik serius” di tengah gelombang kritik internasional atas meningkatnya kekerasan oleh para pemukim di Tepi Barat yang diduduki, demikian dilansir kantor berita Anadolu.

Lapid menyampaikan pernyataan tersebut melalui sebuah unggahan di platform media sosial X, menanggapi pidato Presiden Prancis Emmanuel Macron mengenai situasi di Tepi Barat.

Dalam pidatonya pada hari Selasa di sesi pembukaan Majelis Umum PBB ke-81 di New York, Macron mengkritik eskalasi kekerasan oleh para pemukim Israel di Tepi Barat. Ia menyebut tindakan tersebut telah “merampas hak sah rakyat Palestina untuk eksis.”

Macron juga menyoroti bahwa upaya perdamaian di Jalur Gaza “gagal membuka koridor kemanusiaan apa pun,” dan menggambarkan situasi tersebut sebagai hal yang “seharusnya memalukan bagi semua orang.”

Menanggapi situasi itu, Lapid melontarkan kritik tajam kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. “Peran perdana menteri bukanlah membuat unggahan di media sosial, melainkan mengubah kenyataan,” ujar Lapid.

“Kita sedang berada dalam krisis diplomatik serius yang telah mengancam keamanan Israel. Apa yang telah dilakukan sejauh ini terbukti gagal, dan ini adalah fakta yang tidak dapat diperdebatkan,” tambahnya. “Apa yang kita dapatkan? Hanya propaganda pemilu semata.”

Israel dijadwalkan menggelar pemilihan umum pada 27 Oktober. Berbagai jajak pendapat menunjukkan blok oposisi unggul atas koalisi Netanyahu, meski belum ada pihak yang diproyeksikan mengamankan kursi cukup untuk membentuk pemerintahan sendiri.

Netanyahu sendiri telah memimpin pemerintahan Israel sejak Desember 2022. Selain menghadapi tuduhan korupsi di dalam negeri, ia juga menjadi sasaran surat perintah penangkapan dari Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Jalur Gaza.

(T.RA/S: MEMO)

 

You might also like