Ismailiyah, NPC — Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Nusantara Palestina Center (NPC) memulai proses penyembelihan sapi kurban pada Kamis (28/5/2026) di Ismailiyah, Mesir. Daging kurban tersebut akan dikirim ke Jalur Gaza melalui perbatasan Rafah sebagai bagian dari program penyaluran bantuan pangan bagi warga terdampak perang dan blokade.
Program kurban ini merupakan inisiatif LAZNAS NPC yang melibatkan para donatur dari Indonesia, yang disebut Sahabat NPC, untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat Palestina di Jalur Gaza. Penyembelihan sapi kurban dilakukan di Mesir sebagai titik transit sebelum distribusi ke wilayah Gaza.
Menurut keterangan NPC, pemilihan Ismailiyah, Mesir, sebagai lokasi penyembelihan dilakukan untuk mempermudah proses distribusi logistik menuju Gaza melalui jalur kemanusiaan di perbatasan Rafah. Jalur ini menjadi salah satu akses utama masuknya bantuan kemanusiaan ke wilayah tersebut di tengah keterbatasan akses akibat blokade.
Perwakilan LAZNAS NPC menyampaikan bahwa program ini menjadi bentuk solidaritas masyarakat Indonesia terhadap warga Palestina yang masih menghadapi krisis kemanusiaan.
“Alhamdulillah, proses penyembelihan kurban dari Sahabat NPC di Indonesia telah dimulai di Ismailiyah. Daging ini nantinya akan kami kirimkan ke Jalur Gaza melalui Rafah untuk membantu kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak,” ujar salah satu perwakilan NPC kepada media ini.
NPC menegaskan bahwa program ini tidak hanya bersifat seremonial ibadah kurban, tetapi juga memiliki dimensi kemanusiaan yang kuat. Daging kurban yang telah diproses akan didistribusikan secara bertahap ke wilayah-wilayah di Gaza yang membutuhkan bantuan pangan.
Kondisi di Gaza sendiri masih dilaporkan mengalami keterbatasan pasokan makanan akibat konflik berkepanjangan dan pembatasan akses distribusi bantuan. Dalam konteks ini, program kurban menjadi salah satu upaya tambahan untuk membantu meringankan beban masyarakat sipil.
Dengan dimulainya proses penyembelihan di Mesir, NPC berharap distribusi daging kurban ke Gaza melalui perbatasan Rafah dapat berjalan lancar dan tepat sasaran. Program ini diharapkan terus berlanjut sebagai bentuk konsistensi bantuan kemanusiaan dari Indonesia untuk Palestina.