Jalur Gaza: Tentara Israel Tewaskan 2 Warga Palestina dan Lukai 4 Lainnya

Gaza, NPC – Dua warga Palestina meninggal dan empat lainnya terluka pada hari Minggu (19/04/2026) akibat tembakan dan serangan udara Israel di beberapa bagian Jalur Gaza, ungkap sejumlah sumber medis kepada Anadolu.

Seorang warga Palestina meninggal setelah kendaraan militer Israel melepaskan tembakan ke arah tenda-tenda pengungsi di kamp Halawa di sebelah timur Jabalia di Gaza utara, kata sumber tersebut.

Seorang anak laki-laki berusia 16 tahun juga terluka parah dan dibawa ke Rumah Sakit Martir Al-Aqsa setelah menjadi sasaran drone quadcopter Israel di daerah Al-Tahlia di Deir al-Balah, di bagian tengah Jalur Gaza.

Secara terpisah, seorang warga Palestina kehilangan nyawa dan tiga lainnya terluka setelah serangan drone Israel menargetkan sebuah sepeda motor di Jalan Salah al-Din di sebelah timur kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah, menurut sumber medis kepada Anadolu.

Rumah Sakit Al-Awda mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka menerima satu jenazah dan tiga warga Palestina yang terluka, termasuk seorang anak, setelah serangan tersebut.

Korban jiwa tersebut merupakan yang terbaru dalam pelanggaran gencatan senjata yang terus dilakukan Israel di wilayah Palestina sejak Oktober 2025.

Kendaraan dan helikopter militer Israel melepaskan tembakan ke arah daerah-daerah di sebelah timur provinsi tengah.

Di Jalur Gaza selatan, artileri Israel menembaki daerah-daerah di sebelah timur kota Khan Younis, bertepatan dengan tembakan hebat dari kendaraan dan helikopter, sementara kapal-kapal angkatan laut menargetkan garis pantai kota dengan tembakan artileri dan senapan mesin.

Pada hari Selasa, Kantor Media Pemerintah Gaza mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Israel sejauh ini telah melakukan 2.400 pelanggaran perjanjian gencatan senjata, termasuk pembunuhan, penangkapan, pengepungan yang terus berlanjut, dan kelaparan.

Pelanggaran yang terus berlanjut tersebut telah menewaskan 773 warga Palestina dan melukai 2.171 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Gencatan senjata tersebut menyusul perang genosida Israel selama dua tahun di Gaza yang dimulai pada Oktober 2023, menewaskan lebih dari 72.000 warga Palestina dan melukai 172.000 lainnya. Serangan mematikan itu juga menyebabkan kehancuran yang meluas, memengaruhi 90% infrastruktur Gaza.

(T.RA/S: Anadolu Agency)

You might also like