Pidie Jaya, NPC— LAZNAS Nusantara Palestina Center (NPC) melaksanakan Program Pembersihan Rumah Lansia Penyintas Banjir di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, pada Januari 2026. Program ini menyasar lansia terdampak banjir agar dapat kembali menempati rumah yang bersih, aman, dan layak huni.
Kegiatan tersebut difokuskan pada warga lanjut usia berusia 60 tahun ke atas yang terdampak langsung banjir. Para penerima manfaat umumnya memiliki keterbatasan fisik dan tinggal bersama keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas, sehingga kesulitan membersihkan rumah secara mandiri setelah banjir.
“Sebagian besar rumah lansia terendam air dan lumpur dalam waktu cukup lama. Kondisi ini membuat proses pembersihan menjadi berat, terutama bagi lansia dengan keterbatasan fisik,” ujar perwakilan LAZNAS NPC di lokasi kegiatan.
Dalam pelaksanaannya, tim relawan LAZNAS NPC membersihkan sisa lumpur, mengangkat perabot yang rusak, serta menata kembali rumah agar dapat dihuni dengan aman. Langkah ini dinilai penting untuk mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya bagi kelompok rentan.
Program pembersihan rumah lansia ini merupakan bagian dari upaya respons kemanusiaan LAZNAS NPC terhadap dampak banjir di Pidie Jaya. Selain membantu pemulihan fisik hunian, kegiatan ini juga bertujuan mengurangi risiko kesehatan akibat lingkungan rumah yang tidak higienis pascabanjir.
“Melalui program ini, kami ingin meringankan beban para lansia penyintas banjir sekaligus memastikan mereka bisa kembali tinggal di rumah yang layak,” kata perwakilan LAZNAS NPC.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut merupakan wujud komitmen lembaga dalam menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah untuk masyarakat yang paling rentan terdampak bencana.
Ke depan, LAZNAS NPC menyatakan akan terus memantau kebutuhan penyintas banjir di Pidie Jaya dan membuka peluang program lanjutan sesuai kondisi di lapangan, seiring proses pemulihan pascabencana yang masih berjalan.