NPC Salurkan Tiga Ton Beras untuk Korban Banjir dan Pengungsi Burni Telong di Aceh Tengah

Aceh Tengah, NPC — Sebanyak tiga ton beras disalurkan kepada warga terdampak banjir dan pengungsi akibat aktivitas Gunung Burni Telong di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah. Bantuan tersebut didistribusikan dalam 600 paket ke sejumlah desa yang terdampak bencana, termasuk wilayah terisolir yang sulit dijangkau kendaraan roda empat.

Bantuan kemanusiaan ini disalurkan oleh Tim Relawan Nusantara Palestina Center (NPC) bersama Maslahat, yang berkolaborasi dengan Tim Haji Jamal Abadi, mantan calon Bupati Pidie.

Penyaluran logistik dilakukan pada Selasa, (31/12/2025), dengan fokus utama pada daerah-daerah terdampak banjir serta lokasi pengungsian warga akibat meningkatnya aktivitas Gunung Burni Telong.

Koordinator lapangan Tim Relawan NPC, menjelaskan bahwa distribusi bantuan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi geografis wilayah.

“Sebagian desa tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Untuk itu, kami mengamanahkan sejumlah paket kepada perwakilan desa agar bantuan tetap sampai kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya.

Selain korban banjir, bantuan beras juga disalurkan kepada warga yang mengungsi akibat gempa vulkanik Gunung Burni Telong di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah. Gunung tersebut dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan tanda-tanda aktivitas, sehingga memaksa sebagian warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

Adapun penyaluran logistik di wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah dilakukan secara merata ke sejumlah desa terdampak. Di Kecamatan Timang Gajah, bantuan beras disalurkan ke Desa Uning Mas sebanyak 150 paket, Desa Pantan Kemuning sebanyak 100 paket, serta Desa Lampahan Timur sebanyak 200 paket. Sementara itu, di Kecamatan Linge, bantuan berupa 70 sak beras didistribusikan untuk lima desa, yakni Kute Reje, Reje Payung, Jamat, Delong Sekinel, dan Linge.

Penyaluran juga menjangkau Kecamatan Bintang, meliputi Desa Kejurun Syiah Utama, Kala Segi, dan Genuren, dengan total 40 sak beras. Selain itu, bantuan sebanyak 40 sak beras turut disalurkan ke wilayah Simpang Dua Pilar dan Pantan Tengah di Kecamatan Rusip, guna memenuhi kebutuhan pangan warga yang terdampak bencana.

Perwakilan Tim Maslahat menyebutkan bahwa kolaborasi lintas relawan ini bertujuan mempercepat distribusi dan memastikan bantuan tepat sasaran. “Kami berupaya hadir di lokasi-lokasi yang jarang tersentuh bantuan karena akses yang terbatas,” katanya.

Dengan penyaluran bantuan ini, para relawan berharap dapat meringankan beban masyarakat Aceh Tengah dan Bener Meriah yang terdampak bencana alam di akhir tahun 2025. Tim relawan memastikan akan terus memantau perkembangan situasi, terutama terkait aktivitas Gunung Burni Telong, serta membuka kemungkinan penyaluran bantuan lanjutan sesuai kebutuhan di lapangan.

 

You might also like