Amman, NPC — Dalam misi kemanusiaan yang menggugah nurani, Ketua Dewan Pembina Nusantara Palestina Center (NPC), Abdillah Onim, yang akrab disapa Bang Onim, memimpin langsung Delegasi Merah Putih dalam aksi penyaluran bantuan paket sembako untuk pengungsi Palestina di Kamp Prince Hassan, Yordania, pada Minggu (28/9/2025).
Aksi solidaritas ini digelar atas kolaborasi erat antara NPC dan Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO)—lembaga amal resmi yang berada di bawah naungan Kerajaan Hasyimiyah Yordania, sekaligus mitra strategis NPC dalam berbagai misi kemanusiaan lintas negara.
Sentuhan Indonesia di Tanah Pengungsian
Suasana haru menyelimuti tenda-tenda pengungsian saat Delegasi Merah Putih hadir membawa amanah rakyat Indonesia dalam bentuk bantuan pangan yang sangat dibutuhkan. Ratusan keluarga Palestina yang tinggal di Kamp Prince Hassan menerima bantuan tersebut dengan penuh syukur.
“Kami datang membawa cinta dan kepedulian dari Indonesia. Ini bukan sekadar sembako, ini adalah pesan bahwa kalian tidak sendiri,” ujar Bang Onim dalam sambutannya, diiringi tepuk tangan hangat para pengungsi.
Kolaborasi Kemanusiaan Internasional
NPC tidak bekerja sendiri. Dalam kegiatan ini, mereka bersinergi dengan JHCO, lembaga yang memiliki peran besar dalam penyaluran bantuan internasional di Yordania. Kerja sama antara NPC dan JHCO telah terjalin selama bertahun-tahun, meliputi pengiriman bantuan logistik, alat kesehatan, hingga pembangunan fasilitas layanan dasar untuk pengungsi.
“Kami mengapresiasi kontribusi NPC yang konsisten dalam membantu para pengungsi Palestina di Yordania. Kolaborasi seperti ini penting untuk memastikan keberlangsungan hidup mereka,” ungkap perwakilan JHCO dalam pertemuan bersama delegasi Indonesia.
Yordania merupakan salah satu negara yang menampung jumlah besar pengungsi Palestina sejak konflik berkepanjangan yang memaksa mereka keluar dari tanah airnya. Kamp Prince Hassan, tempat distribusi berlangsung, adalah salah satu kamp terbesar yang dihuni oleh ribuan pengungsi dalam kondisi ekonomi yang sangat terbatas.
Paket sembako yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, tepung, gula, dan bahan pangan penting lainnya—bantuan yang sangat berarti di tengah meningkatnya harga kebutuhan dan keterbatasan akses ekonomi para pengungsi.
Komitmen Tanpa Batas
Bagi NPC, kegiatan ini bukanlah yang pertama dan tentu bukan yang terakhir. Misi kemanusiaan mereka terus meluas, menjangkau tidak hanya Palestina, tetapi juga para pengungsi Palestina yang tersebar di negara-negara seperti Lebanon, Suriah, dan Yordania.
Bang Onim menegaskan bahwa komitmen NPC adalah jangka panjang, bukan hanya hadir saat kamera menyala, tapi terus menyala bahkan ketika sorotan meredup.
“Kami akan terus kembali. Selama masih ada rakyat Palestina yang membutuhkan, selama itu pula Indonesia akan hadir,” tegasnya.
Saat Tangan Memberi, Harapan Tak Pernah Mati
Apa yang dilakukan oleh NPC dan JHCO hari ini adalah gambaran nyata bahwa di tengah gelapnya pengungsian, cahaya solidaritas masih bersinar. Bantuan mungkin tak menghapus luka, tapi ia memberi ruang bagi harapan untuk tumbuh kembali.