Gaza, NPC – Harapan kembali menyala di tengah krisis kemanusiaan yang membelenggu Gaza. Pada pertengahan Agustus 2025, lebih dari 2.000 pengungsi Palestina yang tersebar di wilayah Gaza Utara dan Selatan menerima bantuan makanan dari Nusantara Palestina Center (NPC), hasil kerja sama strategis dengan DT Peduli.
Distribusi bantuan ini dilakukan secara bertahap sebagai bagian dari misi kemanusiaan yang didanai oleh zakat, infak, dan sedekah para donatur dari seluruh Indonesia. Bantuan ini menjadi angin segar bagi para pengungsi yang selama berbulan-bulan menghadapi darurat pangan akibat konflik berkepanjangan.
Gaza saat ini tengah berada dalam krisis pangan yang parah, diperparah oleh keterbatasan akses logistik dan blokade yang membelenggu wilayah tersebut. Banyak keluarga kehilangan tempat tinggal dan sumber penghidupan. Dalam situasi genting ini, bantuan pangan yang disalurkan NPC dan DT Peduli menjadi penyelamat bagi ribuan jiwa yang bergantung pada uluran tangan dari luar.
Tim relawan lokal yang berafiliasi dengan NPC telah terjun langsung ke lapangan, menyusuri kamp-kamp pengungsi dan wilayah yang paling terdampak. Proses distribusi dilakukan dengan sistematis dan terkoordinasi, guna memastikan setiap paket makanan sampai ke tangan yang membutuhkan secara merata dan tepat waktu.
“Bantuan ini bukan hanya soal makanan, tetapi juga bentuk nyata solidaritas dari rakyat Indonesia kepada saudara-saudara kita di Gaza. Di tengah penderitaan mereka, kita ingin hadir sebagai bagian dari harapan,” ujar perwakilan NPC dalam keterangannya.
Kegiatan pendistribusian berlangsung pada pertengahan Agustus 2025 di berbagai titik di Gaza Utara dan Gaza Selatan. Fokus utama adalah kamp-kamp pengungsian yang padat, di mana akses terhadap makanan dan air bersih sangat terbatas.
Misi kemanusiaan ini didukung penuh oleh para donatur yang telah menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Nusantara Palestina Center dan DT Peduli. Kedua lembaga ini bekerja bahu-membahu untuk memastikan bantuan dapat disalurkan dengan aman di wilayah konflik.
Ketika dunia diam, Indonesia memilih bergerak. Lewat NPC dan DT Peduli, ribuan pengungsi di Gaza kembali merasakan arti sebuah harapan. Mari terus kita nyalakan cahaya kemanusiaan dari Nusantara, untuk Palestina.