Jakarta, NPC — Dalam langkah nyata mempererat kolaborasi kemanusiaan, Nusantara Palestina Center (NPC) melakukan kunjungan resmi ke Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) pada Rabu (23/7/2025). Kunjungan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antara lembaga kemanusiaan dan pemerintah dalam menjawab berbagai persoalan sosial, baik di dalam negeri maupun kawasan konflik seperti Palestina.
Delegasi NPC dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pembina Abdillah Onim, yang dikenal luas atas konsistensinya dalam advokasi kemanusiaan, didampingi oleh Direktur Eksekutif NPC Masri Udin beserta tim program dan keuangan.
Kedatangan delegasi NPC tersebut disambut hangat oleh Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, atau yang akrab disapa Gus Ipul.
Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban namun tetap konstruktif itu, Gus Ipul menyampaikan dukungan penuh Kemensos terhadap gerakan sosial-kemanusiaan yang dilakukan lembaga seperti NPC. Ia menegaskan, pemerintah mengapresiasi setiap inisiatif yang bertujuan untuk membantu sesama, namun di saat yang sama mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
“Kemensos mendukung penuh upaya-upaya kemanusiaan yang dijalankan oleh lembaga seperti NPC selama mereka patuh pada aturan dan ketentuan yang berlaku,” ujar Gus Ipul dengan tegas namun bersahabat.
Pernyataan ini menandai posisi Kemensos sebagai mitra strategis yang tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga menjadi penjaga standar akuntabilitas dalam pengelolaan bantuan sosial. Gus Ipul menambahkan, transparansi dan tata kelola yang baik merupakan fondasi penting agar kepercayaan publik terhadap lembaga sosial terus terjaga.
NPC menyambut baik arahan tersebut dan menegaskan komitmennya dalam menjalankan program-program kemanusiaan secara profesional dan akuntabel. Dalam sesi dialog, NPC juga memaparkan sejumlah program yang telah dan akan dijalankan, baik di Indonesia maupun di Gaza, Palestina, termasuk bantuan pendidikan, kesehatan, serta distribusi logistik darurat.
Abdillah Onim menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya membangun kemitraan jangka panjang dengan pemerintah Indonesia dalam misi kemanusiaan global.
“Kami percaya bahwa kolaborasi antara masyarakat sipil dan pemerintah adalah kunci untuk menjawab berbagai krisis kemanusiaan secara lebih efektif,” ungkap Onim, yang selama ini dikenal sebagai jembatan solidaritas Indonesia-Palestina.
Kunjungan dilakukan untuk membangun sinergi, meningkatkan akuntabilitas, dan memperluas jangkauan dampak sosial program kemanusiaan NPC.
Pertemuan ini berlangsung di kantor pusat Kementerian Sosial Republik Indonesia. Dalam suasana hangat dan terbuka, kedua pihak berdiskusi mengenai komitmen sosial, pentingnya regulasi, serta potensi kolaborasi jangka panjang dalam aksi kemanusiaan.
Langkah NPC yang menjalin dialog langsung dengan Kemensos ini merupakan cerminan dari tanggung jawab moral dan profesionalisme lembaga non-pemerintah dalam memastikan setiap tindakan kemanusiaan dilandasi oleh kepercayaan, transparansi, dan kerja sama yang erat.
Dengan komitmen bersama yang semakin kuat, harapan akan terwujudnya dunia yang lebih adil dan peduli menjadi semakin nyata. Dan di balik setiap aksi nyata, kolaborasi seperti inilah yang menjadi fondasi kokohnya.