Dirjen Timur Tengah Kemlu RI Apresiasi Kinerja NPC

Jakarta, NPC — Komitmen Indonesia dalam mendukung perjuangan kemanusiaan di Palestina kembali mendapatkan pengakuan resmi. Direktorat Jenderal Timur Tengah Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia memberikan apresiasi kepada Nusantara Palestina Center (NPC) atas kiprah nyata mereka dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Gaza. Momen penghargaan ini berlangsung dalam suasana hangat dan penuh makna di kantor Ditjen Timur Tengah, Jakarta, pada Kamis (15/5/2025).

Pertemuan yang dikemas dalam agenda silaturahmi dan pelaporan kegiatan ini mempertemukan jajaran NPC dengan Direktur Jenderal Timur Tengah Kemlu RI, Ahrul Tsani, beserta para pejabat terkait. Yang hadir mewakili NPC adalah Ketua Pembina NPC Abdillah Onim, Direktur Eksekutif NPC Masri Udin, serta Kepala Divisi Program NPC M. Rivaldy Ramadhan.

NPC memaparkan secara rinci capaian distribusi bantuan kemanusiaan yang telah dilakukan sejak meletusnya agresi militer ke Gaza pada 7 Oktober 2023 hingga saat ini. Selain laporan kegiatan, pertemuan ini juga membahas strategi tindak lanjut dalam fase darurat dan pasca-agresi, serta potensi kerja sama lanjutan dalam memperkuat diplomasi kemanusiaan Indonesia di kawasan Timur Tengah.

Pertemuan ini melibatkan NPC sebagai lembaga kemanusiaan yang berfokus pada isu Palestina dan Direktorat Jenderal Timur Tengah Kemlu RI sebagai representasi resmi pemerintah dalam hubungan bilateral dan regional.

Apresiasi dari Ditjen Timur Tengah menunjukkan pengakuan negara terhadap inisiatif warga sipil Indonesia yang tergabung dalam NPC. Hal ini tidak hanya memperkuat legitimasi NPC sebagai mitra strategis dalam misi kemanusiaan, tetapi juga menegaskan posisi Indonesia sebagai bangsa yang aktif dalam diplomasi solidaritas global.

Silaturahmi dan pelaporan ini berlangsung pada Kamis (15/5/2025), di kantor Direktorat Jenderal Timur Tengah Kementerian Luar Negeri, Jakarta.

Dalam suasana yang akrab namun tetap formal, NPC menyampaikan berbagai data, dokumentasi, dan narasi lapangan yang menggambarkan kondisi terkini di Gaza serta dampak nyata dari bantuan yang telah disalurkan. Respons yang diberikan oleh pihak Kemlu RI pun menunjukkan dukungan penuh dan harapan agar kolaborasi serupa terus diperkuat di masa mendatang.

Pertemuan ini menjadi penegas bahwa diplomasi tidak hanya dilakukan melalui jalur politik formal, tetapi juga melalui aksi nyata yang menyentuh kemanusiaan. NPC, dengan rekam jejaknya di lapangan, menjadi jembatan nurani antara masyarakat Indonesia dan rakyat Palestina yang tengah berjuang untuk hidup di tengah krisis.

Dengan dukungan pemerintah, kerja-kerja NPC ke depan diharapkan semakin efektif dan berdampak luas. Sinergi antara elemen masyarakat sipil dan pemerintah seperti ini merupakan bentuk nyata dari diplomasi empati yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia di kancah internasional.

 

You might also like