Jumat Kemarin, Israel Bantai 38 Penduduk Palestina

Gaza, NPC – Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, pada Jumat (04/04/2025), Israel membantai 38 penduduk sipil Palestina di Jalur Gaza, di mana 30 di antaranya berada di bagian selatan Jalur Gaza.

Sebelumnya, pihak pertahanan sipil Gaza mengumumkan bahwa setidaknya 30 orang dibunuh Israel di Jalur Gaza sejak pagi hari Jumat, bersama dengan pengumuman Israel yang memperluas operasi militernya di bagian utara Gaza.

Kementerian Kesehatan Palestina juga mengumumkan bahwa jumlah korban jiwa akibat serangan udara Israel di Gaza telah mencapai 50.609 orang, dengan 115.063 orang lainnya mengalami luka-luka, sejak awal perang genosida Israel pada 7 Oktober 2023.

Pada hari Jumat, militer Israel juga mengumumkan perluasan operasi militer darat di bagian utara Gaza.

Dalam pernyataan yang dikeluarkan, pihak militer Israel menyebutkan bahwa “Pasukan Pertahanan Israel telah mulai melakukan operasi di area Shujaiya, di utara Gaza, dalam upaya memperketat kendali di wilayah tersebut dan memperluas zona pertahanan”.

Juru bicara militer Israel, Brigadir Jenderal Effie Defrin, pada hari Kamis mengatakan bahwa Israel telah memasuki “tahap baru” dalam perang terhadap Gaza. Ia mengklaim bahwa rencana tersebut mendukung tujuan perang, yaitu mengembalikan sandera dan menghancurkan kemampuan militer dan pemerintahan Hamas.

Defrin mengatakan militer Israel telah menyerang lebih dari 600 target di Gaza sejak melanjutkan perangnya pada 18 Maret. Ia mengklaim serangan tersebut telah membunuh lebih dari 250 anggota Hamas, termasuk 12 pejabat senior dari sayap militer dan biro politik Hamas. Sebuah klaim yang mengada-ada di saat yang sama Israel membombardir sekolah dan tempat-tempat penampungan pengungsi tak berdaya hingga membunuh perempuan dan anak-anak.

Pembantaian yang semakin intensif terhadap warga Palestina oleh Israel berlanjut pada hari Jumat. Sebanyak 27 penduduk sipil Palestina meninggal dunia dalam serangan udara Israel di sebuah sekolah di utara Gaza yang digunakan sebagai tempat penampungan bagi keluarga yang mengungsi. Puluhan lainnya terluka saat serangan Israel menargetkan Sekolah Dar Al-Arqam di distrik Al-Tuffah di timur laut Kota Gaza.

(T.FJ/S: RT Arabic, The Cradle)

 

You might also like