Bogor, NPC – Kegiatan Narasi Sastra 1446 H yang digelar oleh Santri Pesantren Persis 112 pada 20-21 Maret 2025, sukses besar dalam menarik perhatian dan partisipasi masyarakat. Bertajuk “Sarana Santri Terangkan Ramadan Penuh Arti,” acara ini menjadi wadah bagi para peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai makna sejati Ramadan melalui serangkaian kegiatan yang kaya akan nilai spiritual dan budaya.
Narasi Sastra 1446H tidak hanya sekadar acara keagamaan, tetapi sebuah rangkaian kegiatan yang merangkul berbagai kalangan masyarakat.
Berlangsung selama dua hari, acara ini mencakup sejumlah program yang sangat menarik dan bermanfaat. Di antaranya adalah Pesantren Kilat, Bedah Buku, Santunan Yatim/Dhuafa, Tabligh Akbar, serta buka puasa bersama yang melibatkan lebih dari 500 penerima manfaat. Semua kegiatan ini dipusatkan di lingkungan Pesantren Persis 112 yang telah dipenuhi dengan semangat kebersamaan dan khidmat.
Beberapa tokoh terkemuka turut memeriahkan acara ini dengan pemaparan materi yang mendalam dan menggugah. Di antaranya adalah Ust. Hadi Nur Ramadhan, seorang pakar sejarah, Ust. Artawijaya, seorang penulis produktif, dan KH. Mansur Ali, seorang ulama terkemuka yang sudah lama dikenal di dunia keagamaan. Ketiganya memberikan wawasan yang memperkaya pemahaman peserta tentang sejarah dan nilai-nilai yang terkandung dalam bulan suci Ramadan.
Tema “Sarana Santri Terangkan Ramadan Penuh Arti” tidak hanya bertujuan untuk memberikan pengetahuan tentang bulan Ramadan, tetapi juga sebagai upaya untuk menggugah kembali semangat umat dalam merayakan dan memaknai Ramadan dengan lebih mendalam. Ramadan adalah bulan penuh keberkahan, dan kegiatan ini berusaha memperkenalkan pentingnya refleksi diri, ibadah, serta kepedulian sosial melalui berbagai program yang dilakukan. Acara ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan sosial antar umat Islam.
Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 20 hingga 21 Maret 2025, di Pesantren Persis 112 yang terletak di Bogor. Lokasi ini menjadi pilihan yang tepat karena memiliki atmosfer yang tenang dan penuh nilai-nilai spiritual yang mendalam, memberikan tempat yang ideal bagi peserta untuk meresapi setiap materi yang disampaikan.
Dengan dukungan dari berbagai lembaga islami, seperti Pusdok Tamadun, Nusantara Palestina Center (NPC), Pustaka Al Kautsar, Laz Persis, dan Otonom Persis lainnya, kegiatan ini terselenggara dengan sangat baik. Sinergi antara lembaga-lembaga tersebut berhasil mengangkat tema Ramadan melalui pendekatan budaya dan spiritual yang kaya akan makna. Ketua Pelaksana, Indra Abrurrahman, mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung acara ini, mengungkapkan bahwa Narasi Sastra 1446H adalah bentuk komitmen bersama untuk menghidupkan semangat Ramadan yang penuh arti bagi seluruh masyarakat.
Kegiatan ini ditutup dengan acara buka puasa bersama, yang tidak hanya menguatkan rasa kebersamaan, tetapi juga menjadi momen refleksi diri atas semua pelajaran dan nilai yang telah dipetik selama acara berlangsung.
Dengan suksesnya acara ini, Pesantren Persis 112 berharap bahwa semangat yang telah ditanamkan dalam Narasi Sastra 1446H akan terus menginspirasi dan memberikan manfaat bagi banyak orang, tidak hanya di tahun ini, tetapi juga di tahun-tahun mendatang.