Hadirkan Harapan di Tengah Krisis, NPC Bangun Beberapa Masjid Darurat di Gaza

Gaza, NPC – Di tengah kekacauan dan penderitaan yang melanda Gaza, upaya besar terus dilakukan untuk menghadirkan secercah harapan bagi para pengungsi dan korban perang. Salah satu langkah penting dalam upaya rekonstruksi kawasan tersebut adalah pembangunan Masjid Darurat yang sedang digagas oleh Nusantara Palestina Center (NPC) melalui unit Palestina Care. Empat masjid telah didirikan di berbagai wilayah Gaza, dengan nama simbolis yang menggugah: Masjid Indonesia, sebagai wujud amanah dari rakyat Indonesia yang selalu peduli terhadap penderitaan saudara-saudaranya di Palestina.

Sebagai bagian dari upaya membangun kembali kehidupan masyarakat Gaza yang hancur akibat konflik berkepanjangan, NPC melalui unit Palestina Care mendirikan empat masjid darurat di Gaza. Masjid-masjid ini bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol solidaritas dari rakyat Indonesia yang terus memberikan dukungan kemanusiaan. Keempat masjid tersebut didirikan di lokasi-lokasi yang sangat membutuhkan, yaitu di Jabalia, Gaza City, Bait Hanoun, dan Bait Lahiya.

Nusantara Palestina Center, sebuah lembaga kemanusiaan yang telah lama berkomitmen untuk membantu Palestina, berperan sebagai penggerak utama dalam proyek ini. Melalui unitnya, Palestina Care, NPC berupaya memberikan bantuan langsung kepada mereka yang terdampak perang. Pendirian masjid ini adalah amanah dari rakyat Indonesia yang dengan tulus membantu dalam upaya rekonstruksi Gaza, menunjukkan solidaritas tinggi meski berada ribuan kilometer jauhnya.

Konflik yang tak kunjung selesai di Gaza telah menyebabkan kehancuran besar, baik secara fisik maupun mental, bagi warga Palestina. Infrastruktur yang rusak, termasuk tempat ibadah, menjadi salah satu aspek yang sangat dirasakan. Masjid bukan hanya sebagai tempat beribadah, tetapi juga sebagai pusat sosial yang memberikan ketenangan dan kekuatan spiritual. Dengan mendirikan masjid-masjid darurat ini, NPC berharap dapat memberikan ruang bagi warga Gaza untuk beribadah dan menguatkan iman mereka di tengah kondisi yang sangat sulit.

Pembangunan masjid-masjid darurat ini sedang berada pada tahap akhir. Walaupun situasi di Gaza sangat menantang, upaya ini telah dimulai dengan semangat untuk segera menyelesaikan proyek tersebut, agar umat Islam di Gaza dapat merasakan kehadiran tempat ibadah yang layak, terutama dalam menghadapi bulan Ramadan yang penuh berkah.

Keempat masjid darurat ini didirikan di wilayah-wilayah yang sangat membutuhkan di Gaza, yaitu Jabalia, Gaza City, Bait Hanoun, dan Bait Lahiya. Wilayah-wilayah ini merupakan tempat di mana banyak warga Palestina yang menjadi korban perang tinggal, dengan banyak di antaranya mengungsi dan tinggal di tenda-tenda sementara.

Dalam menghadapi tantangan besar untuk mendirikan masjid di tengah kekosongan dan kerusakan infrastruktur, NPC memanfaatkan sumber daya yang ada dan bekerja sama dengan berbagai pihak di Palestina. Proses pendirian masjid ini melibatkan para relawan dan tenaga lokal yang bekerja keras untuk memastikan masjid dapat berdiri dengan kokoh dan memenuhi kebutuhan spiritual masyarakat Gaza.

Bagi masyarakat Indonesia yang ingin turut serta dalam memberikan dukungan, NPC membuka kesempatan untuk memberikan bantuan kemanusiaan melalui sejumlah rekening yang telah disediakan. Setiap donasi yang diberikan akan sangat berarti bagi kelangsungan hidup pengungsi dan korban perang di Gaza. Bagi yang ingin berdonasi, dapat mengirimkan bantuan melalui rekening:

  • BCA: 165 600 9595
  • BNI: 69 0009 0089
  • BRI: 044 2010 0131 3307
  • BSI: 772 500 4006
  • Bank Mega Syariah: 1000 304 110
  • Bank Muamalat: 454 000 8115

Donasi dapat juga dilakukan melalui laman resmi donasi.npc.id.

Dengan mendirikan Masjid Darurat yang diberi nama “Masjid Indonesia”, NPC tidak hanya memperlihatkan dukungan kemanusiaan, tetapi juga mengingatkan kita bahwa di tengah gelombang penderitaan, harapan dan solidaritas tetap bisa tumbuh. Mari bergabung dalam aksi kemanusiaan ini, memberikan sedikit kebaikan untuk saudara-saudara kita di Palestina.

 

You might also like