Dauroh Baitul Maqdis: Melanjutkan Gagasan dan Cita-Cita Pendiri Bangsa

Pulau Tidung, NPC – Dalam upaya menumbuhkan kesadaran sejarah dan tanggung jawab moral terhadap perjuangan kemanusiaan, Dauroh Baitul Maqdis dengan tema “Melanjutkan Gagasan dan Cita-Cita Pendiri Bangsa” sukses diselenggarakan pada 26-27 Februari 2025 di Pulau Tidung. Acara ini diselenggarakan oleh Pusat Dokumentasi Islam Indonesia (PUSDOK TAMADUN) yang mendapatkan dukungan penuh dari Nusantara Palestina Center (NPC).

Acara ini menghadirkan narasumber utama, Bang Onim, seorang aktivis kemanusiaan yang telah lama berjuang di Palestina dan menjadi saksi langsung kondisi di Baitul Maqdis. Melalui pemaparan yang inspiratif, beliau mengajak para peserta untuk memahami sejarah keterkaitan Indonesia dengan perjuangan rakyat Palestina serta bagaimana semangat para pendiri bangsa dalam mendukung kemerdekaan bangsa-bangsa tertindas harus terus dilanjutkan.

Dauroh ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari Guru, mahasiswa, pelajar, pengusaha, masyarakat umum hingga aktivis sosial yang memiliki kepedulian terhadap isu kemanusiaan dan sejarah dunia Islam.

Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa Dauroh Baitul Maqdis ini bukan hanya sekadar kajian intelektual, tetapi juga merupakan bentuk konkret dalam memperkuat pemahaman dan sikap aktif terhadap isu-isu global yang selaras dengan semangat perjuangan bangsa Indonesia.

“Terimakasih kepada Bang Onim, KH. Mansur Ali dan Ust Hadi Nur Ramadhan sebagai pemateri dan juga kepada NPC yang telah mensupport kegiatan ini. Kami berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan lebih luas tentang pentingnya membela Baitul Maqdis dan mempertahankan nilai-nilai perjuangan para pendiri bangsa. Semangat kepedulian ini harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujar Bang Saddam selaku ketua pelaksana.

Dengan terselenggaranya dauroh ini, diharapkan semakin banyak individu yang memiliki kesadaran akan urgensi pembelaan terhadap Baitul Maqdis serta mengimplementasikan nilai-nilai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.

You might also like