Pasukan Israel Serang Masjid di Tepi Barat dan Tangkap Tujuh Warga Palestina

Ramallah, NPC – Pasukan pendudukan Israel menyerang sebuah masjid di Tepi Barat pada Sabtu (08/08/2026) malam. Insiden tersebut berlanjut dengan penangkapan tujuh warga Palestina, sebagaimana dilaporkan oleh media lokal.

laporan kantor berita resmi Palestina, Wafa, insiden bermula saat pasukan Israel melakukan penggerebekan di lingkungan Al-Jalatiya, kota Idhna, Tepi Barat bagian selatan. Penggerebekan itu diwarnai dengan serangan terhadap Masjid Nabi Saleh serta kekerasan fisik kepada warga setempat.

Guna membubarkan massa, pasukan Israel melepaskan tembakan peluru tajam ke udara, disertai lemparan granat kejut dan gas air mata. Setelah itu, mereka menyeret tujuh warga Palestina keluar dari dalam masjid dan langsung menahannya.

Di saat yang sama, sekelompok pemukim Israel mendirikan tenda dan membawa kawanan domba ke atas tanah milik warga Palestina di Al-Jalatiya. Mereka juga dilaporkan merusak kendaraan milik warga setempat.

Serangkaian aksi penggerebekan juga terjadi di wilayah Tepi Barat lainnya. Di Kamp Pengungsi Dheisheh (Betlehem), Pasukan Israel menyerbu area kamp di selatan kota dengan melepaskan granat kejut dan gas air mata. Sejumlah warga mengalami sesak napas akibat paparan gas air mata, sementara beberapa kaca kendaraan warga pecah ditembak petugas.

Di Kota Al-Bireh, Pasukan Israel memasuki pusat kota di Tepi Barat tengah ini sambil melepaskan tembakan peluru tajam, granat kejut, dan gas air mata sebelum akhirnya mundur. Tidak ada korban luka maupun penangkapan dalam insiden di lokasi ini.

Aksi penggerebekan harian ke kota-kota, permukiman, hingga kamp pengungsi di wilayah Tepi Barat yang diduduki terus berulang, yang kerap diwarnai penangkapan warga serta perusakan properti lokal.

(T.RA/S: Anadolu Agency)

You might also like