Jakarta, NPC — Duta Besar Negara Palestina untuk Republik Indonesia, Dr. Abdulfattah al-Sattari, menyampaikan apresiasi kepada Nusantara Palestina Center (NPC) dan masyarakat Indonesia atas dukungan terhadap pembangunan klinik kesehatan yang diperuntukkan bagi pengungsi Palestina di Yordania.
Menurut informasi yang diterima, klinik tersebut merupakan hasil kerja sama antara NPC dan MAP Jordan. Fasilitas kesehatan ini dipersiapkan untuk memberikan layanan medis kepada pengungsi Palestina, termasuk korban perang dari Gaza yang berada di Yordania untuk memperoleh perawatan.
Dalam keterangannya, Duta Besar Palestina memberikan penghargaan atas kontribusi masyarakat Indonesia yang dinilai turut mendukung terwujudnya fasilitas layanan kesehatan tersebut.
Apresiasi itu disampaikan seiring kesiapan klinik untuk mulai memberikan pelayanan kepada para pengungsi yang membutuhkan akses layanan medis.
Berdasarkan keterangan pihak NPC, klinik ini merupakan fasilitas kesehatan kedua yang dibangun melalui kolaborasi NPC dan MAP Jordan.
Keberadaan fasilitas kesehatan bagi pengungsi menjadi salah satu kebutuhan penting mengingat banyak warga Palestina yang terdampak konflik memerlukan layanan medis setelah meninggalkan wilayah Gaza. Berbagai organisasi kemanusiaan internasional terus berupaya memperluas akses kesehatan bagi para pengungsi melalui penyediaan fasilitas maupun layanan kesehatan di negara-negara penampung.
Pembangunan klinik tersebut menjadi bagian dari upaya kolaboratif berbagai pihak dalam memperluas akses layanan kesehatan bagi pengungsi Palestina di Yordania, khususnya mereka yang membutuhkan penanganan medis setelah terdampak konflik.
NPC menginformasikan bahwa dukungan masyarakat masih dibutuhkan untuk melengkapi sarana operasional klinik, antara lain pengadaan peralatan kesehatan dan mobil ambulans. Informasi mengenai mekanisme donasi disampaikan melalui kanal resmi Yayasan Nusantara Palestina Center.